
Dakwah Terakhir Nabi Muhammad dalam Bahasa Indonesia./kolase foto dari (Tokopedia) dan (Pixabay/Dezalb)
JawaPos.com – Isra Miraj adalah peristiwa maha dahsyat yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW.
Peristiwa tersebut terjadi di suatu malam ketika Rasulullah menempuh perjalanan spiritual dari Masjidil Haram di Mekkah, ke Masjidil Aqsa di Palestina, lalu dinaikkan ke langit hingga Sidratul Muntaha, dilansir dari Muslim Hands, Senin (5/2).
Di perjalanan spiritual tersebut, beliau bertemu dengan para nabi dan malaikat, melihat surga dan neraka, dan mendapatkan perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam.
Peristiwa ini merupakan salah satu mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW, yang menunjukkan keagungan dan kekuasaan Allah SWT, serta keistimewaan dan kecintaan-Nya kepada Nabi Muhammad SAW.
Peristiwa Isra Miraj ini juga merupakan salah satu bukti kebenaran risalah Nabi Muhammad SAW, yang harus kita imani sebagai umat Islam.
Namun, peristiwa Isra Miraj tidak hanya sekadar kisah yang mengagumkan, melainkan juga mengandung banyak pelajaran dan hikmah bagi kita.
Peristiwa Isra Miraj menandai bahwa sebagai umat muslim, jangan sampai kita meninggalkan salat dan ajaran islam sesuai Al-Qur.'an dan sunnah nabi.
Selain peristiwa Isra Miraj, salah satu pelajaran yang paling penting adalah pelajaran dari khutbah terakhir Nabi Muhammad SAW, yang beliau sampaikan pada saat melaksanakan ibadah haji yang terakhir, yang disebut Haji Wada' atau Haji Perpisahan, pada tahun 10 Hijriah atau 632 Masehi.
Khutbah terakhir Nabi Muhammad SAW adalah pidato yang beliau sampaikan di Lembah Uranah, Gunung Arafah, di hadapan lebih dari 100 ribu umat Islam yang ikut berhaji bersama beliau.
Khutbah ini disampaikan kurang lebih sepuluh tahun setelah peristiwa Isra Miraj, dan merupakan wasiat terakhir Nabi Muhammad SAW kepada umat Islam, yang berisi intisari dari ajaran Islam yang beliau sampaikan selama 23 tahun.
Khutbah ini sangat sarat dengan pesan-pesan penting bagi umat Islam, baik untuk masa kini maupun masa depan. Dilansir dari iium.edu, Senin (5/2), beberapa pesan utama yang beliau sampaikan adalah:
- Menyatakan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ini adalah kalimat syahadat yang merupakan rukun pertama dalam Islam.
- Menyatakan bahwa semua manusia berasal dari Adam, dan Adam berasal dari tanah. Ini adalah pernyataan yang menegaskan kesetaraan dan persaudaraan antara semua manusia, tanpa membedakan suku, bangsa, warna kulit, atau status sosial.
- Menyatakan bahwa semua umat Islam adalah bersaudara, dan tidak boleh saling membunuh, menzalimi, atau mengambil hak orang lain. Ini adalah perintah untuk menjaga perdamaian, keadilan, dan solidaritas di antara umat Islam.
- Menyatakan bahwa semua amalan dan tradisi jahiliyah (masa sebelum Islam) telah dihapuskan, termasuk utang darah, riba, dan perbudakan. Ini adalah perubahan yang radikal yang membawa umat Islam ke jalan yang lebih baik dan sesuai dengan syariat Allah.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
