Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Februari 2024 | 21.45 WIB

Inilah Hubungan Antara Isra Miraj dan Dakwah Terakhir Nabi Muhammad SAW yang Masih Jarang Diketahui

Dakwah Terakhir Nabi Muhammad dalam Bahasa Indonesia./kolase foto dari (Tokopedia) dan (Pixabay/Dezalb) - Image

Dakwah Terakhir Nabi Muhammad dalam Bahasa Indonesia./kolase foto dari (Tokopedia) dan (Pixabay/Dezalb)

JawaPos.com – Isra Miraj adalah peristiwa maha dahsyat yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW.

Peristiwa tersebut terjadi di suatu malam ketika Rasulullah menempuh perjalanan spiritual dari Masjidil Haram di Mekkah, ke Masjidil Aqsa di Palestina, lalu dinaikkan ke langit hingga Sidratul Muntaha, dilansir dari Muslim Hands, Senin (5/2). 

Di perjalanan spiritual tersebut, beliau bertemu dengan para nabi dan malaikat, melihat surga dan neraka, dan mendapatkan perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam.

Peristiwa ini merupakan salah satu mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW, yang menunjukkan keagungan dan kekuasaan Allah SWT, serta keistimewaan dan kecintaan-Nya kepada Nabi Muhammad SAW. 

Peristiwa Isra Miraj ini juga merupakan salah satu bukti kebenaran risalah Nabi Muhammad SAW, yang harus kita imani sebagai umat Islam.

Namun, peristiwa Isra Miraj tidak hanya sekadar kisah yang mengagumkan, melainkan juga mengandung banyak pelajaran dan hikmah bagi kita.

Peristiwa Isra Miraj menandai bahwa sebagai umat muslim, jangan sampai kita meninggalkan salat dan ajaran islam sesuai Al-Qur.'an dan sunnah nabi.

Selain peristiwa Isra Miraj, salah satu pelajaran yang paling penting adalah pelajaran dari khutbah terakhir Nabi Muhammad SAW, yang beliau sampaikan pada saat melaksanakan ibadah haji yang terakhir, yang disebut Haji Wada' atau Haji Perpisahan, pada tahun 10 Hijriah atau 632 Masehi.

Khutbah terakhir Nabi Muhammad SAW adalah pidato yang beliau sampaikan di Lembah Uranah, Gunung Arafah, di hadapan lebih dari 100 ribu umat Islam yang ikut berhaji bersama beliau. 

Khutbah ini disampaikan kurang lebih sepuluh tahun setelah peristiwa Isra Miraj, dan merupakan wasiat terakhir Nabi Muhammad SAW kepada umat Islam, yang berisi intisari dari ajaran Islam yang beliau sampaikan selama 23 tahun.

Khutbah ini sangat sarat dengan pesan-pesan penting bagi umat Islam, baik untuk masa kini maupun masa depan. Dilansir dari iium.edu, Senin (5/2), beberapa pesan utama yang beliau sampaikan adalah:

- Menyatakan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ini adalah kalimat syahadat yang merupakan rukun pertama dalam Islam.

- Menyatakan bahwa semua manusia berasal dari Adam, dan Adam berasal dari tanah. Ini adalah pernyataan yang menegaskan kesetaraan dan persaudaraan antara semua manusia, tanpa membedakan suku, bangsa, warna kulit, atau status sosial.

- Menyatakan bahwa semua umat Islam adalah bersaudara, dan tidak boleh saling membunuh, menzalimi, atau mengambil hak orang lain. Ini adalah perintah untuk menjaga perdamaian, keadilan, dan solidaritas di antara umat Islam.

- Menyatakan bahwa semua amalan dan tradisi jahiliyah (masa sebelum Islam) telah dihapuskan, termasuk utang darah, riba, dan perbudakan. Ini adalah perubahan yang radikal yang membawa umat Islam ke jalan yang lebih baik dan sesuai dengan syariat Allah.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore