
Ilustrasi pelaksanaan salat gaib.
JawaPos.com – Salat gaib adalah bentuk sholat jenazah yang dilakukan oleh umat Islam tanpa hadirnya mayat atau jenazah di depan mereka.
Adanya peningkatan jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel, kemudian menyebabkan Menteri Agama Yaqut Cholil mengimbau warga Indonesia untuk menggelar salat gaib.
Himbauan untuk salat yang dilakukan sebagai bentuk doa bagi rakyat Palestina yang telah kehilangan nyawa dalam serangan oleh Israel ini berlangsung pada Minggu (5/11) pagi di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
Hukum salat gaib ini sama dengan salat jenazah yang ada di tempat, yaitu fardhu kifayah, sehingga amat disarankan untuk dilakukan.
Salat gaib sebenarnya dapat dibedakan niatnya berdasarkan jenis kelamin dan kondisi yang ada pada saat itu, seperti untuk laki-laki, perempuan, tidak diketahui, ataupun untuk jumlah banyak.
Dikutip dari Kementerian Agama RI pada Senin (6/11), mengingat salat gaib yang ditujukan kepada bangsa Palestina ini bersifat banyak, berikut niat dan tata cara pelaksanaan salat yang mencakup banyak orang sekaligus.
Niat untuk Jenazah yang Jumlahnya Banyak
“Ushalli 'alâ jamî'i mautâ qaryati kadzâl ghaibînal muslimîna arba'a takbîrâtin fardhal kifayâti imâman/ma'mûman lillâhi ta'âlâ”
Artinya: “Saya salat untuk seluruh umat muslim yang jadi korban di negara ‘......’ (sebutkan Palestina) yang berada di tempat lain empat takbir dengan hukum fardhu kifâyah sebagai imam/makmum karena Allah ta’âlâ.”
Tata Cara Pelaksanaan
“Allāhumma shalli 'alā sayyidinā Muhammadin, wa 'alā āli sayyidinā Muhammadin kama shallaita 'alā Ibrāhīma, wa 'alā āli Ibrāhīma, innaka hamīdun majīdun, wa barīk 'alā sayyidinā Muhammadin, wa 'alā āli sayyidinā Muhammadin kama baarakta 'alā Ibrāhīma, wa 'alā āli Ibrāhīma, fī al-'ālamīn”
Artinya: "Ya Allah, berilah shalawat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, dan kepada keluarga junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Nabi Ibrahim AS, dan kepada keluarga Nabi Ibrahim AS. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Dan berilah keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, dan kepada keluarga junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, sebagaimana Engkau telah memberkahi Nabi Ibrahim AS, dan kepada keluarga Nabi Ibrahim AS, di seluruh alam semesta."
“Allāhummaghfir lahum warhamhum, wa 'āfihim wa'fu 'anhum, wa akrim nuzulahum, wa wassi' madkhalahum, waghsilhum bilmāi wats-tsalji walbaradi, wanaqqihim minal khathāyā kamā yunaqqats tsaubu abyadlu minaddanasi, wa abdilhum dāran khairan min dārihim, wa ahlan khairan min ahlihim, wazaujan khairan min zaujihim, wa adkhilhulhum jannata wa najjihim minan nāri waa’izzuhum min ‘azabil qabri au min ‘azabi annār.”

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
