
Ketua MPR Zulkfili Hasan
JawaPos.com - Umat muslim di Indonesia pasti memiliki kenangan masa kecil ketika menghadapi Hari Raya Idul Fitri. Tak terkecuali Ketua MPR Zulkifli Hasan.
Dia mengaku ketika kecil sangat menunggu Hari Raya yang disebut lebaran itu tiba. Sebab, di hari itu, menjadi kesempatan baginya untuk menikmati enaknya daging ayam maupun sapi.
"Di kampung saya, saatnya makan-makanan enak. Dulu di kampung jarang makan daging. Kalau lebaran baru bisa makan semur atau daging, dan lemper," ujarnya saat berbincang dengan JawaPos.com beberapa waktu lalu.
Tak hanya menanti makanan enak, Zulkifli juga menanti tradisi pukul beduk di malam jelang Hari Raya Idul Fitri. Namun ada satu hal lagi yang penting dan tidak boleh dilewatkan saat lebaran. "Yang paling penting dapat angpau, amplop," sebut dia tertawa.
Jelang remaja saat jauh dari orang tua, ada tradisi yang tak pernah dilupakannya saat hari kemenangan itu. Yakni, pulang kampung atau mudik.
Zulkifli mengaku, saat itu sekitar tahun 1980-an, dia sekolah di Jakarta. Menyambut Hari Raya, dia mengupayakan untuk kembali ke kampung halamannya, Penengahan, Lampung Selatan, Lampung. Bahkan dia rela untuk menempuh perjalanan yang jauh hanya menggunakan sepeda motor.
"Sekolah di Jakarta saya pulang naik motor. Happy lah. Meski jauh, diterpa angin, naik kapal laut berjam-jam, tapi kalau sudah bertemu keluarga indah, nikmat, berbahagia," ceritanya.
Kini, Zulkifli hanya bisa berziarah ke makam orang tuanya. Dia lebih banyak berkumpul dengan keluarga dan menemui masyarakat karena kini dia menjabat sebagai Ketua MPR.
"Kalau sekarang saya kumpul. Lebih banyak membagikan, melayani orang. Saya kalau mudik bisa ribuan datang," jelasnya.
Ketua Umum PAN itu mengatakan, kabahagiaannnya saat ini adalah jika bisa berbagi kepada masyarakat. "Kalau sekarang, kalau bisa membagikan orang banyak baru bisa saya bahagia. Saya utamakan membahagiakan orang banyak," ucap dia.
Sementara Zulkifli menambahkan, Idul Fitri harus dimaknai dengan meningkatnya ketakwaan. "Di hari yang fitri ini kita kembali ke fitrah yang suci," pungkasnya. (dna/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
