
Menkumham Yasonna Laoly
JawaPos.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly tak masalah jika Presiden Joko Widodo melakukan perombakan kabinet. Bahkan dia mengatakan siap jika memang harus dievaluasi. "Semua menteri harus siap," tegasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/4).
Yasonna mengatakan, evaluasi memang harus dijalankan. Itu dimaksudkan supaya para menteri bisa bekerja dengan sebaik-baiknya dan memenuhi target yang diinginkan Jokowi.
"Evaluasi itu harus jalan. Kalau tidak jalan, ya nanti orang berada di zona nyaman terus. Harus ada itu," ujarnya.
Kendati demikian, soal ada tidaknya reshuffle kabinet, menurut Yasonna, hanya Jokowi lah yang mengetahuinya. "Soal reshuffle itu sepenuhnya otoritas presiden. Konstitusional itu," pungkasnya.
Diketahui, Presiden Joko Widodo seketika menyinggung soal reshuffle pada sebuah acara di akhir pekan lalu. Dia menegaskan bahwa pemerintah memiliki target. Jika para menteri tidaj memenuhi target, katanya bisa saja mereka dievaluasi atau diganti. (dna/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
