
Ilustrasi
JawaPos.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo meminta seluruh bupati dapat menentukan produk unggulan di desa-desa. Sebab, 82 persen masyarakat pedesaan hidup di sektor pertanian.
"Jadi segera tentukan fokusnya mau apa, sehingga bisa dikoordinasikan ke 19 kementerian/lembaga untuk desa-desa," ujar Menteri Eko dalam Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas Pembangunan Desa Tahun 2017 di kantornya, Jakarta (Kamis, 2/3).
Selain itu, dia juga meminta para bupati membuat payung hukum, agar desa-desa berbasis pertanian dapat menggunakan Dana Desa untuk membangun embung. Bagi desa yang belum memasukkan embung dalam APBDes, lanjut dia, dapat membuat APBDes Perubahan. Menteri Eko memastikan bahwa pemerintah desa dapat mengalokasikan Rp 200 juta hingga 500 juta untuk pembangunan embung.
"Kenapa tidak saya bikinkan (peraturan) secara nasional, karena tidak semua desa membutuhkan embung. Nanti bagi embung yang sudah jadi, menteri pertanian akan berikan pompa. Oleh karena itu, bupati buat peraturan bupati agar desa bisa membuat APBDes Perubahan," terangnya.
Menteri Eko menambahkan, Dana Desa yang telah berjalan sejak 2015 sebesar Rp 20,8 triliun, dan Rp 46,9 triliun pada 2016 lalu telah memberikan efek pembangunan cukup signifikan. Tercatat, Dana Desa telah membangun jalan desa sepanjang 66.179 kilometer, sebanyak 65.573 unit drainase, 37.962 unit penahan tanah, 36.951 unit MCK, 16.069 unit instalansi air bersih, 12.540 irigasi sawah, 13.988 unit sumur desa, 11.221 unit PAUD, 3.100 unit Polindes, 1.810 pasar desa, 1.366 unit tambatan perahu, 686 unit embung, dan 511.484 meter jembatan.
"Ini adalah yang pertama di Indonesia dan terbukti hasil pembangunannya. Saya juga ingatkan bahwa dana yang turun ke desa tidak hanya bersumber dari Dana Desa saja tapi ada Alokasi Dana Desa (ADD) dari pemerintah daerah yang jumlahnya tergantung daerah masing-masing. Secara keseluruhan, ada anggaran sebesar Rp 560 triliun dari 19 kementerian/lembaga yang diarahkan ke desa," jelasnya.(gun/rmol/mam/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
