Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Desember 2017 | 04.48 WIB

Dampak Gempa 6,9 SR, 4 Meninggal dan Ribuan Rumah Rusak

Anggota TNI dan warag bahu membahu membersihkan puing-puing rumah akibat gempa bumi - Image

Anggota TNI dan warag bahu membahu membersihkan puing-puing rumah akibat gempa bumi

JawaPos.com - Gempabumi 6,9 SR yang mengguncang wilayah Jawa telah menyebabkan kerusakan fisik maupun korban meninggal dunia serta luka-luka.


Berdasarkan data sementara dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Minggu (17/12) pukul 14.30 WIB, dampak gempa mengakibatkan 4 orang meninggal dunia, 11 orang luka berat, 25 orang luka ringan. Selain itu, 2.935 rumah mengalami kerusakan dengan rincian 451 rumah rusak berat, 579 rumah rusak sedang, dan 1.905 rumah rusak ringan.


Terdapat juga kerusakan pada 46 unit sekolah/madrasah, 38 unit tempat ibadah, 9 kantor, dan 4 rumah sakit dan puskesmas. Sebanyak 200 orang mengungsi di Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis.


"Korban meninggal adalah Dede Lutfi (60) warga Ciamis yang tertimpa bangunan, Masiah (55) warga Ciamis yang terkena serangan jantung saat gempa, Aminah (80) warga Kota Pekalongan tertimpa bangunan roboh, dan Fatimah (34) warga Bantul yang jatuh dan meninggal di rumah sakit. Korban meninggal telah dimakamkan," Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/12).


Ditemukan juga di Kabupaten Tasikmalaya 1.362 unit rumah rusak yang terdiri dari 192 rumah rusak berat, 76 rumah rusak sedang, dan 1.094 rumah rusak ringan.


Di Kabupaten Ciamis terdapat 759 rumah rusak yang terdiri 117 rumah rusak berat, 239 rumah rusak sedang, dan 403 rumah rusak ringan. Sedangkan di Kabupaten Pangandaran terdapat 320 rumah rusak yang meliputi 60 rusak berat, 75 rusak sedang, dan 185 rusak ringan.


"Gempa tidak merusak sarana dan prasarana umum yang vital seperti jalan raya, jembatan, utilitas listrik, utilitas air minum, dan lainnya. Pendataan masih dilakukan. Diperkirakan jumlah kerusakan akan bertambah," kata Sutopo.


Daerah yang paling parah mengalami kerusakan terdapat di 4 daerah yaitu Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran. Daerah ini paling dekat dengan episentrum gempa sehingga intensitas gempa dirasakan V-VI MMI (sedang hingga kuat).


Bupati/Walikota di keempat daerah ini telah menetapkan status keadaan tanggap darurat penanganan gempabumi selama 7 hari terhitung 16-22 Desember 2017, yang dapat diperpanjang sesuai dengan situasi di lapangan.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore