
Kepala BNN Komjen Budi Waseso
JawaPos.com - Asap hitam mengepul saat proses pemusnahan narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,4 ton dan 1,2 juta pil ekstasi. Hal itu terjadi menyusul pembakaran narkoba yang dilakukan Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Kepala BNN Komjen Budi Waseso menuturkan, asap yang mengepul itu tak akan membahayakan warga sekitar. Apalagi kata dia lokasi pemusnahan jauh dari permukiman warga.
Pria yang karib disapa Buwas ini menambahkan, proses pembakaran barang haram itu juga sudah diawasi oleh sejumlah ahli dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
"Jaminannya begitu. Bahwa asapnya itu clear. Ada tim peneliti juga di situ, dari Kementerian Lingkungan Hidup," kata Buwas saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (15/8).
Di pemusnahan narkoba yang dilakukan di Garbage Plant Bandara Soekarno Hatta, kepolisian menggunakan alat yang disebut incenerator.
Sabu dan ekstasi itu dimasukan ke dalam mesin incenerator, kemudian dibakar. Hanya saja, asap dari hasil pembakaran tersebut berwarna hitam pekat, berbau menyengat, dan perih jika terkena mata.
Mantan Kabareskrim ini menambahkan, hal itu lumrah. Pasalnya di incenerator, barang bukti narkoba itu disiram oleh solar sehingga menghasilkan asap yang menghitam.
"Asapnya hitam ya memang begitu. Itu tipe saringan atau mesinnya yang berbeda. Karena ini tadi banyak yang menggunakan solar," ucap dia.
Sebelumnya, sebanyak 1,4 ton narkoba jenis sabu dan 1,2 juta butir pil ekstasi dimusnahkan oleh jajaran Bareskrim Polri, BNN, dan Bea Cukai.
Barang bukti sebanyak itu didapat dari hasil operasi pengungkapan narkoba yang dilakukan penyidik gabungan sejak Januari hingga Juli 2017. Pemusnahan dilakukan Garbage Plant Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
