
Tim Esports Asal Thailand
JawaPos.com - Tim esports asal Thailand Buriram Esports berhasil meraih gelar juara Free Fire World Series (FFWS) Global Finals 2025 Jakarta. Buriram menyabet gelar juara dunia Free Fire melalui Champion Rush berbekal dua Booyah pada gim kedua dan gim ketujuh, dengan salah seorang pemainnya Mariwat "Wassana" Panyawai menjadi MVP.
"Saya selalu bilang ke Ibu Bapak saya kalau saya akan membawa piala ke rumah, tapi selalu gagal. Dan, sekarang saya bisa bilang ke Ibu Bapak saya berhasil," ujar Wassana usai pertandingan di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (15/11).
Tim asal Brasil Fluxo mendapatkan Booyah pada gim pertama berkat permainan yang berhati-hati, disiplin dalam rotasi, cukup detail dalam melihat musuh ke arah mana.
Gim kedua direbut oleh Buriram Esports asal Thailand dengan mendapatkan Booyah. Namun, total 20 poin tidak mampu berada di puncak klasemen, yang justru diduduki P Esports dari Vietnam.
Meski begitu, Buriram menempati klasemen kedua di peringkat pertama dengan 39 sementara Fluxo di tempat kedua dengan h37 poin.
Gim ketiga pada peta Alpine, Fluxo kembali mendapatkan Booyah dengan 26 poin dan total 63 poin untuk menjadi pemuncak klasemen, sementara Buriram turun ke peringkat kedua. Tim Indonesia Evos masih berada di posisi keenam, sementara RRQ harus berusaha lebih keras setelah terdampar di posisi kedelapan.
Gim keempat giliran All Games Global asal Thailand mendapatkan Booyah dengan 35 poin. Namun, puncak klasemen masih dipegang oleh Fluxo yang sejauh ini mengantongi 65 poin.
Tim Indonesia bangkit pada gim kelima dengan RRQ Kazu mendapatkan Booyah setelah beradu sengit dengan Buriram. Namun, hal itu tidak cukup bagi tim asuhan Adi "Adyy" Gustiawan tersebut untuk mendaki tangga klasemen. Sebaliknya, justru Buriram yang mendapatkan puncak klasemen dan mengumpulkan 81 poin, sehingga memungkinkan tim tersebut untuk melakukan Champion Rush pada gim selanjutnya.
Sang juara bertahan bangkit mendapatkan Booyah pada gim keenam untuk mendapatkan kembali puncak klasemen sekaligus meraih Champion Rush. Gim ketujuh berlangsung sengit ketika Fluxo mulai mendominasi permainan, tetapi perlahan tapi pasti Buriram menguasai peta untuk mendapatkan Booyah sekaligus gelar juara.
Buriram berada di puncak dengan mengumpulkan total 103 poin, sementara Fluxo di peringkat kedua dengan total 102 poin, dan AG Global berada di posisi ketiga dengan 98 poin. Tim Indonesia RRQ Kazu berada di urutan keempat dengan total 73 poin, sementara EVOS Divine berada di urutan sembilan dengan total 63 poin.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
