Xbox menambah harga beberapa konsol dan juga gamenya (Dok. The Gamer)
JawaPos.com - Industri game telah berkembang pesat dalam dua dekade terakhir, menjadi sektor yang paling menguntungkan di dunia. Namun, di balik meningkatnya perkembangan game, harga juga ikut mengalami perubahan. Dalam beberapa tahun terakhir, para gamer mulai merasakan dampak inflasi terhadap harga konsol maupun game.
Mengutip thegamer.com, kondisi ini kini mulai terasa nyata dengan keputusan terbaru Xbox yang ingin menaikkan harga konsol Series X dan Series S, serta game eksklusif mereka. Keputusan ini menuai banyak reaksi negatif.
Harga Xbox Series X akan naik sebesar $100, dari $499,99 menjadi $599,99 (dari sekitar Rp 8.200.000 menjadi sekitar Rp 9.800.000). Sementara itu, harga Xbox Series S naik $80, dari $329,99 menjadi $429,99 (dari sekitar Rp 5.400.000 menjadi sekitar Rp 7.000.000). Di Eropa, harga Xbox Series X dan Series S juga naik masing-masing €50, menjadi €599,99 (sekitar Rp 11.100.000) dan €349,99 (sekitar Rp 6.500.000).
Tak hanya konsolnya saja, tapi game eksklusif Xbox juga akan mengalami kenaikan harga. Mulai musim liburan nanti, game baru akan dijual dengan harga $79,99 per judul (sekitar Rp 1.300.000).
Dampak Ketidakstabilan Ekonomi Global
Kenaikan harga ini disebut sebagai dampak dari ketidakstabilan ekonomi global, termasuk tarif impor yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap produk dari Tiongkok. Biaya produksi dan pengembangan dalam industri game terus meningkat, sementara kondisi ekonomi dunia justru memperburuk situasi.
Isu harga yang belakangan ini naik menjadi topik hangat di kalangan komunitas gamer, terlebih semenjak pengumuman harga Nintendo Switch 2 yang mencapai $449,99 (sekitar Rp 7.300.000), naik $100 dari versi sebelumnya. Hal serupa juga terjadi pada game milik Nintendo, yang jika dijual terpisah memiliki harga $79,99 (sekitar Rp 1.300.000). Sampai sekarang, para penggemar game Nintendo ramai-ramai menyerukan protes dengan komentar bertagar "Drop the Price."
Tampaknya, harga $80 akan menjadi standar baru untuk game triple-A di Amerika Serikat, seiring dengan upaya pengembang dan penerbit mempertahankan margin keuntungan di tengah melonjaknya biaya produksi. Hal ini akan mempengaruhi para gamer di seluruh dunia. Bisa dibilang, sekarang game adalah suatu privilege.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
