
GARANG: Oscar Paris dengan warna dasar tubuh hitam bermotif unik menyerupai batik di tubuhnya menjadi incaran kolektor. (Guslan Gumilang/Jawa Pos)
Oscar. Salah satu jenis ikan hias predator yang bisa dibilang legendaris. Pamornya tidak pernah pudar dari masa ke masa. Bahkan, popularitas oscar bisa dikatakan setara dengan arwana dan louhan.
---
Sekilas, perawakan ikan bernama Latin Astronotus ocellatus itu memang familier. Mirip ikan nila. Kepalanya besar, mulutnya lebar, dan giginya bergerigi tajam. Namun, oscar terlihat mencolok berkat motif batik di sekujur tubuhnya. Dulu, pada medio 90-an, semakin unik corak warna di tubuh oscar, semakin mahal harganya.
Masyarakat pun memiripmiripkan corak tubuh oscar seperti bentuk tertentu, huruf Arab, atau wajah manusia.
Ciri khas lain adalah bentuk sirip punggung atau dorsal fin yang lebar. Ujungnya berseberangan dengan sirip dada atau pectoral fin. Selain itu, berdasar beberapa literatur, ciri oscar yang tidak dimiliki ikan lainnya adalah motif seperti mata berukuran kecil di bagian caudal atau pangkal ekor. Ciri itu pula yang membuat oscar mendapatkan nama ocellatus. Artinya adalah memiliki mata kecil.
”Karena itulah, oscar masih sangat diminati. Meski termasuk ikan predator, ia tetap memiliki sisi kecantikan,” kata salah seorang penghobi ikan predator asal Surabaya, Arifin Rachman.
Dia juga membenarkan, corak abstrak dengan motif-motif tertentu seperti tulisan dan angka masih tetap menjadi incaran kolektor. Pemuda 23 tahun itu memelihara oscar sebagai sejak dua tahun terakhir. Meski bukan dari hasil breeding, Arifin selalu membeli ikan sejak masih berukuran kecil. Maksimal 10 sentimeter. Lalu, dia memelihara oscar hingga berukuran besar. ”Belum saatnya breeding. Lebih suka keeping ikannya. Puas kalau bisa memelihara sampai besar,” ujarnya, lantas menunjukkan koleksi oscar miliknya.
Arifin tidak hanya tertarik pada bentuk tubuh Oscar, tetapi juga sifatnya. Meski terlihat tenang dan gemar berkelompok, oscar bisa berubah agresif ketika memburu makanan. Sebab, biasanya makanan oscar adalah pakan hidup. Misalnya, ikan lele kecil yang masih hidup saat dimasukkan ke akuarium. Selain itu, oscar diberi pakan udang, daging ayam potong, ulat jerman, cacing, dan jangkrik. ”Semua dimakan dan selalu habis. Itu yang bikin seneng,” ungkapnya.
Ikan air tawar tropis dari Lembah Amazon di Amerika Selatan itu juga tergolong cerdas. Ia dapat belajar tentang jadwal makannya dengan cepat. Karena tergolong ikan teritorial, oscar suka melakukan ”ospek” kepada para penghuni baru di akuarium. ”Tapi, nggak lama dan nggak sampai membunuh. Paling cuma diikuti. Dipantau,” jelas Arifin.
Karena itu, oscar bisa dicampur dengan ikan lain sebagai teman. Misalnya, palmas dan ikan tiger shovelnose (TSN) dolphin. Nah, untuk teman oscar, kata Arifin, usahakan ukurannya tidak kurang atau tidak lebih dari 5 sentimeter jika dibandingkan dengan oscarnya. Bila oscar di akuarium berukuran 25 sentimeter, panjang ikan lainnya harus sekitar 20–30 sentimeter. Tujuannya, ikan-ikan tidak bertarung atau saling memakan.
Ukuran akuarium juga perlu diperhatikan. Agar oscar dapat bergerak secara leluasa, ukuran minimal akuarium adalah 100 x 50 x 50 sentimeter.
Arifin mengungkapkan, biasanya penyakit yang sering menghinggapi oscar adalah nafsu makan hilang dan bintik
putih atau white spot yang disebabkan jamur. Untuk menghindarinya, air harus diganti secara rutin. ”Kalau menguras akuarium, sisakan 30 persen air saja. Sisanya diganti air PDAM yang sudah diendapkan,” paparnya.
Selain itu, wajib sediakan garam ikan dan Pomate sebagai pertolongan pertama jika ikan sakit.
---
JENIS OSCAR BURUAN PENGHOBI
WILD ARGENTINA: Warna dasar coklat kekuningan. Corak tubuh hitam, serta siripnya berwarna kekuningan.
SLAYER: ikan ini mengalami kelainan genetik. Bentuk tubuh dan ekor panjang lebar mirip cupang tapi besar.
RED ALBINO: Hasil persilangan Oscar albino dan red. Warna tubuh dominan merah, kepala putih bercorak merah
RED: Warna dasar merah mendekati oranye. Tapi ada juga yang merah strong.
TIGER: seperti namanya, ada corak mirip harimau di tubuhnya.
BATIK: Warna dasar tubuh dominan hitam. Lalu ada corak merah bintik-bintik mirip batik.
LEMON: Warnanya mirip ikan lemon. Tapi bentuk tubuhnya berbeda jauh. Warna kuningnya agak gelap.
GOLD: Bercorak kuning keemasan
VEIL TAIL: Mirip dengan slayer. Bedanya ada di sirip yang tipis dan panjang.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=t8v1JlMYqnU&ab_channel=JawaPos
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022