
New Balance (NB) Celebrate Grey Days 2024 di Grand Indonesia, Jakarta, Minggu (19/5).
JawaPos.com–Meninggalkan dunia atletik, khususnya lari ternyata belum ada dalam pikiran Triyaningsih. Atlet lari jarak jauh putri Indonesia itu hingga kini masih aktif dalam berbagai kegiatan lari, baik level kompetitif maupun hanya untuk kesenangan.
Hal itu dibuktikan Triyaningsih yang hadir dalam acara New Balance (NB) Celebrate Grey Days 2024 di Grand Indonesia, Jakarta, Minggu(19/5). Perempuan yang juga brand ambassador (BA) apparel NB tersebut mengaku sangat menikmati acara itu.
”Kalau saya senang banget ya bisa gabung di acara new balance Grey Days karena memang ini salah satu event yang bisa menyatukan kita para pencinta lari termasuk orang-orang yang NB lovers juga, Jadi kita bisa sama-sama untuk hidup sehat dengan cara berlari di acara NB ini,” kata Triyaningsih.
Grey Days sendiri merupakan suatu event yang digelar sebagai momentum penghormatan atas signature colour dan legacy New Balance yang terus berekspresi dan berinovasi dengan koleksi serba abu-abu. Perayaan itu telah menjadi ajang tahunan di sejumlah negara, termasuk Indonesia dan akan berlangsung sepanjang Mei 2024.
Acara itu menghadirkan rangkaian selebrasi berbeda dengan merangkul berbagai komunitas urban di Jakarta. Grey Days dimulai dengan event kolaborasi dengan Foot Locker, yang dimeriahkan para pencinta street style dan deretan musisi-musisi ternama seperti Andien, Barasuara, Sun D, hingga DJ Jidho.
Grey Days 2024 kemudian dilanjutkan pada Minggu (19/5) tadi dengan menggelar Planet Sports New Balance Grey Days Run. Acara diikuti ratusan urban runners yang bergabung di NBRC, Riot, IndoRunners, dan komunitas lari lain.
General Manager Brand Marketing Sports MAP Active Martina Harianda Mutis menjelaskan, perayaan Grey Days kali ini terinspirasi dari DNA dan identitas New Balance yang berpusat pada gaya hidup komunitas urban.
”Karena itu kolaborasi dengan Foot Locker dan Planet Sports menjadikan momen Grey Days 2024 menjadi selebrasi semangat kolektivisme dan budaya komunitas urban, serta kecintaan mereka terhadap New Balance dan semangat legasi warna abu-abu yang tak pernah padam,” kata Martina Harianda Mutis.
Menurut Martina, Grey Days bukan hanya tentang perayaan sepatu atau alas kaki. ”Tetapi juga tentang kebersamaan, nilai-nilai, kreativitas dan semangat komunitas yang berani menantang batasan demi terus maju ke depan,” ungkap Martina Harianda Mutis.
Legasi Grey Days dimulai sejak 1970-an, saat itu warna abu-abu memiliki ciri khas tersendiri yang stand out di concrete jungle khas perkotaan. Dengan material suede abu-abu, selain memperkuat daya tahan sepatu, senada dengan warna aspal, juga sangat cocok dengan tampilan gaya khas masyarakat urban. Hal tersebut merupakan awal dari berbagai produk New Balance berwarna abu-abu yang kini tak terhitung jumlahnya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
