Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Januari 2021 | 23.48 WIB

Theresia Indriati dan 7 Momongannya, Kasih Sayang Itu Timbal Balik

LOTS OF LOVE: Theresia bercengkerama dengan tujuh momongannya. Dia mencium dan memeluk mereka satu per satu. (Guslan Gumilang/Jawa Pos) - Image

LOTS OF LOVE: Theresia bercengkerama dengan tujuh momongannya. Dia mencium dan memeluk mereka satu per satu. (Guslan Gumilang/Jawa Pos)

Jika Snow White berteman dengan tujuh kurcaci, Theresia Indriati Kuntjoro mengasuh tujuh anjing. Tidak hanya satu, tapi beraneka jenis. Layaknya ibu kepada anak-anaknya, kasih sayang Theresia pun sama besar pada tujuh momongannya tersebut.

---

HANYA dengan melihat Theresia dan tujuh anjingnya duduk bersama, semua orang di dalam ruangan akan tahu bahwa mereka saling menyayangi. Kedekatan itu begitu nyata. Tidak hanya secara raga, tapi juga jiwa. ”Mereka juga merasakan apa yang saya rasakan,’’ kata Theresia saat dijumpai Kamis lalu (21/1).

Setiap hari, tujuh anjing itu setia menunggu pawrent mereka pulang ke rumah. Kebiasaan tersebut membuat Theresia semakin sayang kepada mereka. Theresia merasa disayangi dan punya arti. Pada masa pandemi seperti sekarang, menurut perempuan 62 tahun tersebut, perasaan-perasaan seperti itu sangat penting. Itu membuat dia tetap berpikiran positif.

Harley terlihat mengantuk hari itu. Cerita Theresia tentang tujuh momongannya justru seperti meninabobokan anjing jenis cavalier king tersebut. ”Menemani saya begadang,’’ ujar Theresia sambil memandang Harley.

Ya, tujuh momongan Theresia memang selalu ingin terlibat dalam aktivitas sang pawrent saat di rumah. Maka, saat ada kegiatan yang mengharuskan Theresia begadang, Harley dan enam temannya juga ikut melekan. ”Kalau saya naik ke ranjang, baru ikut tidur,’’ kata Theresia.

Tidak ada sekat yang memisahkan Theresia dan anjingnya. Selain tidak ada kandang di rumah, Theresia tidur sekamar dengan tujuh momongannya. Kendati demikian, Harley dan geng berbulunya tidak pernah mengganggu istirahat Theresia. Bahkan, mereka tidak pernah sampai menyusul ke ranjang.

”Tahu kalau saya istirahat, tidak pernah ganggu. Apalagi menggonggong,’’ kata Theresia. Di kamarnya, dia menyediakan kasur khusus untuk tujuh momongannya.

Menurut Theresia, tujuh anjingnya sangat peka dan responsif. Ketika mendengar Theresia hendak turun dari ranjang, spontan mereka akan langsung merespons.

Selain cavalier king seperti Harley, Theresia mengasuh anjing jenis yorkshire terrier dan pomeranian. Semua mendapatkan kasih sayang dan perhatian sama besar. Begitu pula saat ada yang berulang tahun. Theresia biasa membuat perayaan bersama meskipun sederhana.

Theresia selalu memperlakukan tujuh momongannya seperti anggota keluarga. Dia tidak pernah mengasari mereka. Baik dalam bentuk perbuatan maupun omongan. Theresia selalu mengutamakan kesabaran. ”Kalau saya marah, mereka takut. Saya kasihan jadinya,’’ ungkapnya.

Karena itu, Theresia tidak pernah membentak atau marah-marah pada Harley dan enam momongannya yang lain. Sebagai balasannya, tujuh anjing itu juga selalu sabar mendengarkan omongan sang pawrent.

Tidak jarang, Theresia mengajak berbicara anjing-anjingnya meskipun mereka hanya merespons dengan tatapan.

Mudah Akrab, Gemar ”Sekolah’’


Theresia gemar mengasuh binatang sejak masih muda. Bukan hanya anjing, tapi juga kura-kura dan monyet. Tapi, kini dia berfokus memelihara anjing. Beruntung, orang-orang terdekat Theresia juga suka anjing. Termasuk, menantunya, Sherly Matandi.

Di rumahnya, Sherly juga ngemong dua anjing yang lucu dan menggemaskan. Namanya Samantha dan Sindy. Anjing jenis pomeranian dan bichon frise itu baru kawin bulan lalu. Sekarang, Sherly sedang memantau apakah momongannya akan punya keturunan. Salah satu upayanya adalah dengan melakukan pemeriksaan USG.

Samantha dan Sindy memang tidak sering bertemu dengan Harley dan enam momongan Theresia yang lain. Tapi, begitu bertemu, mereka akan langsung akrab. Selain bermain bersama, delapan makhluk menggemaskan itu selalu kompak saat difoto. ”Semuanya sadar kamera,’’ kata Sherly pada Kamis lalu (21/1).

Karena Theresia sibuk, urusan melatih anjing diserahkannya pada trainer. Namanya Ugik Suhantoro. Selama tiga bulan terakhir, empat momongan Theresia ”berguru’’ kepada Ugik. Tiga kali dalam sepekan, Ugik datang ke rumah Theresia.

”Sekolah’’ rupanya menjadi kegemaran tujuh momongan Theresia itu. Dengan begitu, mereka sering ngambek jika Ugik berhalangan datang. ”Mereka ini tahu kapan jadwalnya ’sekolah’,’’ kata Theresia. Saat Ugik tidak muncul setelah ditunggu sekian lama, anjing-anjing kategori small dog tersebut akan bad mood.

Baca Juga: Miguel, Object of Affection Marsha Alysa

Nala adalah momongan Theresia yang cerdas. Ia juga yang paling getol ”sekolah’’. Saat ulang tahun Theresia beberapa waktu lalu, Nala dilatih khusus untuk berjalan. Ia lantas berjalan mempersembahkan bunga kepada Theresia dengan dua kaki belakang. Sementara itu, dua kaki depannya menggamit bunga.

Nala, menurut Theresia, adalah yang paling BT jika Ugik tidak datang ke rumah di hari-hari ”sekolah.’’ Karena antusiasmenya yang tinggi itu, Nala juga sering menorehkan prestasi. Beberapa medali ia koleksi dari berbagai ajang ketangkasan anjing. Sebagai pawrent, Theresia jelas bangga punya momongan seperti Nala.

---

Tujuh ”Kurcaci’’ Theresia

HARLEY: cavalier king

NALA: yorkshire terrier

SIMBA: yorkshire terrier

CLEO: yorkshire terrier

APHRO: yorkshire terrier

PHOEBE: yorkhire terrier

PRINCE: pomeranian

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=iYkdSZegf0M

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore