
AHLI: Citantyaning Kirana. satu dari sedikit dokter hewan yang spesialisasi ikan. Dia mengoperasi tumor pada koi dan mata ikan parrot.
Hingga saat ini, nyatanya, tidak banyak dokter hewan yang menekuni spesialisasi ikan. Hal itulah yang membuat Citantyaning Kirana tak pernah sepi ”pasien”. Dia berharap, dengan dedikasinya itu, fish owner jadi lebih tahu harus dibawa ke mana ikannya yang sedang sakit.
---
’’SERIUS nanya, untuk biayanya berapa ya? Kalau lebih mahal (dari harga ikannya) mendingan digoreng aja terus beli lagi,’’ seloroh salah satu warganet di kolom komentar pada unggahan Instagram dokter yang akrab disapa Citan itu baru-baru ini.
Unggahan di akun @dokter.ikan.indonesia itu memang sempat viral. Saat itu dia mengunggah proses operasi pengangkatan tumor pada seekor ikan koi. Hingga saat ini, postingan itu telah diputar 5 juta kali dan mendapat lebih dari 3 ribu komentar.
Citan mengaku sedih ketika menjumpai komentar-komentar seperti itu. Namun, dia juga memahami bahwa hal itu dipicu minimnya dokter hewan yang menekuni spesialisasi ikan dalam studinya.
Kepada Jawa Pos, Citan mengaku mencintai dunia ikan sejak kecil. Hal itu berawal dari kegemaran sang ayah yang memelihara sejumlah ikan. ’’Sebagai penghobi, saya suka suara gemercik air sambil melihat ikan berenang. Stress release,’’ kenangnya.
Berawal dari situ, Citan melihat sesuatu yang spesial dari dunia ikan. Sebagai dokter hewan, dia menyimpan rasa penasaran yang tinggi pada ikan. ’’Akhirnya menjadikan itu sebagai profesi,’’ jelas dokter 30 tahun tersebut Kamis (30/11).
Dokter lulusan Universitas Gadjah Mada itu menceritakan, sejak menekuni profesi dokter ikan tiga tahun belakangan, berbagai kasus penyakit telah ditanganinya. Salah satu yang paling sulit ditangani adalah patah tulang. Ya benar, ikan juga bisa patah tulang.
Hal itu bisa dipicu beberapa hal. Salah satunya karena kaget. ’’Ikan koi dan arwana itu gampang kaget. Koi kalau kaget gerakannya tiba-tiba (agresif) dan terbentur ke dinding kolam. Kalau arwana, pas kaget bisa loncat dan menabrak atap akuarium,’’ imbuhnya.
Sama seperti manusia, rasa kaget pada ikan salah satunya dipicu suara yang tiba-tiba muncul. Misalnya, suara petir.
Dari kasus-kasus yang ditangani, probabilitas kesembuhan ikan juga bervariasi. Ikan yang tidak mampu bertahan biasanya karena sifatnya yang sangat sensitif.
’’Parameter air berubah saja mereka bisa sakit. Apalagi kalau habis dioperasi. Imun tubuh bisa turun. Sebaliknya, kalau imunnya kuat, ikan bisa bertahan,’’ tambah perempuan yang berulang tahun setiap 31 Oktober itu.
Pascaoperasi, ikan memerlukan perhatian ekstra. Perilaku ikan harus terus dipantau. Pemberian obat melalui injeksi dan vitamin juga diperlukan. Yang penting ikan harus dijaga agar tidak terkena infeksi.
Untuk mengantisipasi agar ikan tak terjangkiti penyakit parah, Citan menyebut ada berbagai hal yang bisa dilakukan. Salah satunya menjaga asupan pakan agar nutrisinya tercukupi dan tidak berlebihan.
Dia mencontohkan kasus tumor yang sering ditemui pada ikan koi. ’’Yang paling sering terjangkit tumor itu ikan koi. Kenapa? Karena badannya bulky (montok). Padahal (postur) badan seperti itulah yang diinginkan owner. Nah, akhirnya oleh owner diberi pakan terlalu banyak, lalu tubuh ikan tidak kuat menoleransi,’’ tutur dia. Citan menekankan, operasi adalah satu-satunya jalan untuk memberikan harapan hidup pada ikan yang menderita tumor.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
