Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Agustus 2020 | 04.04 WIB

Nadiyah Zahrah, Fans Multifandom, Menang Dua Kali Video Call Fansign

DEMI IDOLA: Nadiyah saat nonton konser Got7 di Melbourne tahun lalu. Dia berangkat sendirian karena tidak ada teman yang bisa diajak. (Nadiyah Zahrah for Jawa Pos) - Image

DEMI IDOLA: Nadiyah saat nonton konser Got7 di Melbourne tahun lalu. Dia berangkat sendirian karena tidak ada teman yang bisa diajak. (Nadiyah Zahrah for Jawa Pos)

JawaPos.com - Pada masa pandemi, industri K-pop tidak kehabisan akal agar artis mereka tetap bisa berinteraksi dengan fans. Salah satunya lewat video call fansign. Konsep memenangkan video call fansign masih sama dengan offline fansign. Hanya, pembagiannya berbeda-beda dengan memilih member atau grup.

Itulah yang diceritakan Nadiyah Zahrah Safarah Rustam, salah seorang fans K-pop asal Surabaya. Pada 22 Juni dan 6 Agustus lalu, Nadiyah berhasil memenangkan dua video call fansign bareng Felix Lee dari Stray Kids. Dua video call fansign tersebut didapatnya setelah menabung selama sebulan.

’’Waktu itu bener-bener nggak jajan apa pun karena emang niat dan bener-bener nabung untuk video call fansign ini,’’ ceritanya.

Perempuan yang kini menempuh pendidikan di Deakin College, Melbourne, itu membeli puluhan album untuk satu kali mendaftar video call fansign tersebut. Sebab, konsep fansign adalah pembelian satu album untuk satu undian.

’’Jadi, memang bukan hanya faktor banyak-banyakan album. Tapi juga faktor keberuntungan. Soalnya, masih diundi lagi,’’ jelasnya.

Photo

DITELEPON BIAS: Vidcall fansign dengan Felix Lee Stray Kids pada 6 Agustus lalu. (Nadiyah Zahrah for Jawa Pos)

Meski memenangkan dua kali video call fansign dengan biasnya, Nadiyah sedikit kecewa dengan video call pertama. ’’Karena kali pertama, aku bener-bener grogi waktu bisa video call bareng. Sampai nge-blank nggak tahu mau ngomong apa. Padahal, di depanku pas itu aku udah nyiapin catetan buat apa yang mau aku omongin semua,’’ terangnya.

Beruntung, di video call kedua, dia bisa mengontrol emosi dan menyampaikan apa saja yang ingin dibicarakan dengan sang bias. Mulai ingin diucapkan selamat ulang tahun hingga tiup lilin bersama mengingat ulang tahun Nadiyah yang jatuh bulan ini. ’’Soalnya, meski video call, kita cuma dibatesin satu menit kalau ikut video call fansign dari website Korea. Yang di website negara lain mungkin paling lama bisa sampai dua menit,’’ ungkapnya.

Hal-hal tidak biasa memang tidak bisa lepas dari seorang fangirl. Bukan hanya untuk ikut fansign, tetapi juga konser dan printilan album sampai official merchandise lainnya.

Perempuan kelahiran Surabaya, 25 Agustus 2001, itu juga sudah menjelajahi berbagai konser K-pop. Mulai konser Seventeen, IU, BTS, Wanna One, hingga Got7. ’’Soalnya, aku juga multifandom,’’ kata Nadiyah.

Photo

Koleksi Nadya. (Nadiyah Zahrah for Jawa Pos)

Satu konser yang benar-benar tidak pernah dilupakannya adalah konser IU di Indonesia pada Desember 2019. ’’Waktu itu kaget banget IU ke Indonesia. Soalnya, itu jarang banget. Sayangnya, waktu itu aku lagi di Melbourne. Aslinya memang lagi liburan kuliah, tapi cuma sekitar dua minggu dan nggak ada rencana pulang. Tapi, demi IU, akhirnya memutuskan pulang ke Indonesia dan nggak lama langsung balik ke Australia lagi,’’ jelasnya.

Demi sang bias, Nadiyah juga membeli printilan official merchandise. Salah satu merchandise yang memang tidak bisa dihindarinya adalah photo card (PC). Jika biasanya official PC yang berukuran sebesar KTP dijual paling mahal sampai Rp 100 ribu, PC yang dia beli kali ini dibanderol Rp 1 juta.

’’Waktu itu PC dari album Stray Kids versi Jepang tahun 2020. Satu PC-nya itu Rp 1 jutaan. Aku beli dua,’’ ucapnya malu-malu.

Baca Juga: Rentetan ’’Tembakan” Murai Batu bernama Sincan yang Menggoda Telinga

---

TIP DAN TRIK MENANGKAN VIDCALL FANSIGN

Siapkan uang dari jauh-jauh hari.

Jika ada beberapa pilihan fansign yang dibuka dari beberapa negara, sebaiknya pilih yang Korea. Sebab, international fan di luar Korea mendapatkan kuota lebih banyak dan syaratnya lebih mudah.

Jangan khawatir membeli puluhan, bahkan ratusan album, demi mengikuti fansign. Sebab, album yang sudah ada di tangan bisa dijual lagi.

Album hasil dari ikut daftar fansign bisa dijual dengan sistem unsealed. Album dan printilan di dalamnya dijual terpisah karena akan lebih banyak dicari.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore