
TINDAKAN MEDIS: Dr drh Nusdianto Triakoso MP (dua dari kiri) ketika mengikuti salah satu prosedur operasi beberapa waktu lalu. (Nusdianto for Jawa Pos)
Banyak manfaat yang bisa diambil ketika anak bulu (anbul) menjalani prosedur steril. Selain mengendalikan populasi, anbul bakal lebih jinak.
---
Steril pada hewan adalah tindakan bedah yang dilakukan untuk membatasi kelahiran. Baik jantan maupun betina. Tindakan tersebut umum dilakukan pada hewan peliharaan seperti kucing. Terutama untuk mengendalikan populasinya yang terus bertambah.
’’Misalnya, pada kucing betina yang bisa beranak hingga dua puluh dalam setahun jika tidak disteril,” ujar dosen Pendidikan Dokter Hewan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga Dr drh Nusdianto Triakoso MP. Dia juga menjelaskan tentang serba-serbi steril pada hewan. Mulai persiapan, manfaat, hingga konsekuensinya.
Nusdianto sangat menyarankan kucing untuk disteril karena beberapa alasan. Misalnya, membatasi kelahiran, mengatur tingkah laku agar tidak agresif, sekaligus lebih jinak. Terlebih bagi kucing yang kerap bertengkar dengan sesama. Aktivitas itu bisa menimbulkan luka yang meningkatkan risiko abses pada hewan. Selain itu, kucing jantan yang disteril bisa mengurangi perilaku spraying atau memberi tanda wilayah kekuasaan dengan urine.
’’Sangat bisa dikurangi, tapi tak berarti tidak bisa melakukan itu lagi,” papar Nusdianto.
Untuk menerapkan prosedur steril pada hewan, terutama kucing, ada berbagai persiapan yang harus dilakukan. Di antaranya, alat kelamin harus sempurna terlebih dahulu, jangan terlalu dini. Lantas, harus puasa kurang lebih enam jam sebelum prosedur steril dilakukan. Setelah disteril, gerak kucing sebaiknya dibatasi agar luka bekas pembedahan tidak terkena gesekan.
’’Bisa dengan cara dikandangkan sementara,” jelasnya. Kucing akan sepenuhnya bisa sembuh jika sudah melewati seminggu sejak steril. Terlebih jika tidak ada komplikasi lainnya.
Photo
CUKUP UMUR: Wulan, kucing betina berumur 8 tahun ini, sudah disteril. (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos)
Prosedur steril tersebut juga telah dilakukan beberapa pemilik kucing. Misalnya, Tjiplies Pudji Lestari yang sudah melakukan steril pada kucing betinanya, Wulan. Sebab, Wulan dirasa sudah cukup umur. ’’Usianya sudah 8 tahun, kasihan juga kalau punya anak lagi,” ujarnya.
Ada juga Prihyanti Lumbanraja yang telah melakukan steril pada hampir semua kucingnya. Terutama yang betina. Sebab, dia ingin berkontribusi untuk mengurangi populasi kucing.
Baca Juga: Cerita Yanti, Masak Sendiri untuk Belasan Anak Bulu Kesayangan
’’Kasihan dong kalau mereka terus beranak. Daripada ditelantarkan karena punya anak banyak, mending disteril karena kemampuan kami untuk merawat juga terbatas,” katanya.
---
SERBA-SERBI PROSEDUR STERIL
PERSIAPAN
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
