
Ikan Cupang di Piring. (Youtube)
JawaPos.com - Para penghobi ikan cupang hias mungkin sering melihat ikan cupang yang ditempatkan di sebuah piring. Terlebih lagi bagi penjual ikan cupang hias yang memasarkan daganyannya itu melalui media sosial.
Terkadang, ikan yang ingin mereka jual, di foto dan ditaruh di sebuah wadah piring untuk melihat ukuran serta warna tubuhnya. Sontak, belakangan ini hal tersebut mendapat banyak kecaman karena dianggap penyiksaan.
Kepala Seksi Budidaya Balai Riset Budidaya Ikan Hias Kota Depok Deni Setiawibawa buka suara terkait hal ini. Dia tak menampik banyak para penjual ikan hias, khususnya memfoto cupang di sebuah piring. "Kalau itu memang hanya untuk melihat ukuran dan warna saja sih, sepengetahuan saya," bilang Deni kepada JawaPos.com.
Akan tetapi, belakangan cara tersebut dikecam karena dianggap salah satu penyiksaan terhadap ikan. Sebab, ikan saat diangkat tentunya bisa kehabisan oksigen dalam kandungan air.
"Tapi kalau hanya beberapa detik saja, selama piring atau mangkuk itu berair, saya pikir tak masalah. Kalau kering, baru itu penyiksaan," sambung dia.
Deni tak memungkiri bahwa bisnis ikan cupang belakangan memang mulai menggema bagi para penghobi. Apalagi, perkembangan internet membuat penjual mudah melego ikan melalui situs jual beli online.
"Kalau dagangan individu si memang tergantung ikannya. Jualnya ekoran, fotonya satu. Kalau jualnya banyak kan berarti banyak fotonya. Tapi ya itu tadi, kalau piring ada airnya saya kira enggak papa dan itu kan beberapa detik saja," tutup Deni.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
