Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 April 2025 | 22.00 WIB

Disorot Karena Dampak Negatif ke Anak, Game Roblox Luncurkan Fitur-fitur Baru

Ilustrasi: Anak-anak bermain game Roblox. (Slate). - Image

Ilustrasi: Anak-anak bermain game Roblox. (Slate).

JawaPos.com - Adiksi atau candu terhadap game memang berbahaya bagi anak. Nggak bisa dibantah! Sudah banyak penelitian dan jurnal medis yang mengemukakan demikian.

Kecanduan game nyatanya memang lebih banyak membawa efek negatif ketimbang manfaat positifnya. Termasuk juga, yang sedang jadi pembicaraan adalah dampak buruk game Roblox yang banyak dimainkan anak-anak.

Bahkan, melansir DailyMail, orang tua yang marah telah menyuarakan kekhawatiran besar atas sifat 'toksik' dari permainan yang ditujukan kepada anak-anak di platform permainan kontroversial Roblox.

Roblox yang berkantor pusat di AS, yang merupakan situs web permainan terbesar di Inggris di antara pengguna berusia delapan hingga 12 tahun, telah mendapat kritik keras di tengah klaim bahwa anak-anak terpapar konten berbahaya.

Ada juga serangkaian kasus mengerikan yang melibatkan pedofil yang mempersiapkan gadis-gadis muda di Roblox, termasuk kasus Michael Shablinger, 36, yang terbang dari Jerman ke Inggris dengan tujuan berhubungan seks dengan seorang gadis berusia 13 tahun. 

Permainan populer yang dibuat atau dimainkan oleh jutaan pemain muda di dunia virtual ini dituduh memaparkan anak-anak pada 'konten persuasi, pornografi, dan kekerasan'.

Menyikapi reaksi keras terhadap permainan tersebut, salah satu pendiri dan CEO Dave Baszucki meminta para orang tua yang khawatir anak-anak mereka bermain Roblox untuk menghentikan mereka menggunakannya.

Sementara mengutip Mashable, Roblox kini membekali orang tua dengan lebih banyak kekuatan pengawasan untuk pemain muda mereka, dengan memperkenalkan alat pemblokiran dan pemantauan baru ke pengaturan kontrol orang tua atau Parental Controls yang baru-baru ini diperbarui.

Pembaruan ini mencakup opsi baru bagi orang tua yang ingin memblokir dan melaporkan teman tertentu di daftar teman anak mereka, serta pengalaman individual, hingga pembaruan ini, orang tua hanya dapat mencegah anak mengakses pengalaman dengan memblokir seluruh tingkat kedewasaan tersebut. 

Anak-anak di bawah usia 13 tahun dapat meminta untuk membuka blokir teman atau pengalaman kapan saja, tetapi harus disetujui oleh orang tua.

Orang tua juga dapat menemukan wawasan mingguan yang lebih terperinci tentang aktivitas anak-anak mereka, termasuk 20 pengalaman yang paling sering dikunjungi anak mereka selama seminggu terakhir. Mereka juga dapat mengakses sumber daya keselamatan tambahan di Pusat Keselamatan Roblox yang telah diperbarui.

Selain itu, platform tersebut mengumumkan peluncuran pengklasifikasi keamanan suara sumber terbuka yang telah diperbarui, sebuah model klasifikasi besar yang dirancang untuk membantu mendeteksi dan mengklasifikasikan obrolan suara yang beracun. 

Versi yang diperbarui yang digunakan untuk memoderasi "jutaan menit obrolan suara per hari," perusahaan menjelaskan mereka bergabung dengan upaya keamanan anak sumber terbuka yang dikenal sebagai ROOST yang didirikan oleh Roblox dan perusahaan teknologi lainnya seperti Google, OpenAI, dan Discord.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore