Football Manager 2025. (Istimewa)
JawaPos.com - Apakah anda pecinta game Football Manager? Bagi sebagian pemain setianya mungkin agak terheran mengapa untuk edisi tahun 2025 belum rilis. Sports Interactive selaku pengembang dari game sejuta umat itu memberikan informasi resminya di laman website Football Manager.
Pihak pengembang menunda perilisannya hingga bulan Maret 2025 setelah menemui kesepakatan dan pemegang lisensi dan partner dalam pengembangan game tersebut, SEGA.
Konfirmasi resmi tersebut juga menyatakan bahwa tim pengembang masih mengupayakan agar pada game edisi tahun 2025 tersebut bisa kembali ke format aslinya yang mengedepankan kenyamanan bagi pengguna setianya. Sports Interactive juga menyebutkan bahwa edisi FM25 akan menjadi era baru dari edisi-edisi sebelumnya sehingga bakal menambah pengalaman bermain yang menyenangkan namun tetap menjaga realitas seperti di dunia nyata.
Sports Interactive menjanjikan ada eskalasi peningkatan secara masif dalam teknologi dan fitur-fitur dalam game. Penambahan-penambahan fitur itu nantinya yang membuat pengguna bisa mengalami pengalaman sebagai manajer klub sepakbola secara riil. Konsekuensinya adalah pihak pengembang tidak bisa terburu-buru dalam menjaga kualitas game yang akan dirilis sehingga harus mengalami penundaan jadwal dalam rilis resminya.
Sports Interactive juga menyatakan permintaan maafnya kepada publik pecinta game FM. Penundaan jadwal perilisannya membuat sebagian pengguna kecewa sehingga pihak pengembang memastikan bahwa penundaan ini adalah senilai dengan kualitas teknologi dan fitur yang termuat di dalam game sehingga bisa membuat pengguna merasakan pengalaman baru dalam memainkan game Football Manager.
Edisi sebelumnya yaitu FM24, Sports Interactive bekerjasama dengan perusahaan layanan streaming berbasis langganan, Netflix. Pengguna cukup mengunduh game di PlayStore/iOS kemudian pengguna wajib berlangganan Netflix sehingga bisa mengakses game tersebut. Total ada 1 juta lebih pengguna yang mengunduh game tersebut walaupun beberapa pengguna sepertinya belum cukup puas dengan fitur-fitur yang ditawarkan.
Ulasan dari game tersebut hanya sanggup meraih 3.8 bintang dengan beberapa pengguna mengeluhkan keputusan pengembang bekerjasama dengan Netflix. Hal ini disebabkan bahwa para pemain harus berlangganan Netflix sementara tidak semua pemain ingin menggunakan layanan Netflix. Beberapa pengguna juga mengeluhkan beberapa fitur yang dihilangkan dari edisi-edisi sebelumnya sehingga sedikit mengurangi kenyamanan dalam bermain.
Harapan besar jelas tertumpu pada Sports Interactive selaku pengembang game yang digemari penggemar sepakbola di seluruh dunia. Beberapa komentar miring dari pengguna setianya tentang game FM edisi sebelumnya seharusnya cukup untuk dijadikan evaluasi. Edisi selanjutnya bisa jadi akan menjadikan game FM kembali mendapat tempat di hati penggemarnya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
