
Hari lingkungan Hidup diperingati setiap tanggal 5 Juni untuk memberikan kesadaran global terkait isu-isu lingkungan./Pixabay
JawaPos.com - Setiap tanggal 5 Juni diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Enviroment Day.
Acara yang diresmikan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 1972 ini bertujuan mengajak masyarakat dunia berupaya dalam melindungi dan memelihara bumi.
Dilansir Jawa Pos dari situs www.Worldenviromentday.global, Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan platform untuk meningkatkan kesadaran global mengenai masalah lingkungan seperti polusi udara, polusi plastik, berdagangan ilegal satwa liar, katahanan pangan dan lain sebagainya.
Selain aksi nyata, menonton film juga bisa menjadi upaya menambah wawasan dan meningkatkan kesadaran terkait isu lingkungan. Simak 3 film yang Jawa Pos rekomendasikan berikut ini:
1. Wall-E
Film besutan Pixar dan Walt Disney tahun 2008 ini, berkisah tentang sebuah robot pendaur ulang sampah bernama Wall-E yg hidup sendirian dan hanya ditemani seekor kecoa.
Suatu hari dia bertemu dengan robot bernama EVA. Dia memiliki misi untuk mencari tanda-tanda kehidupan pada bumi yang telah rusak. Setelah Wall-E menunjukan sebuah tanaman kepada EVA, tiba-tiba dia menjadi non aktif.
Setelah Wall-E berusaha menghidupkan kembali EVA, sebuah kapal luar angkasa menjemputnya kembali ke kapal induk. Kisah ini berlanjut pada upaya Wall-E yang mengikuti EVA untuk bersamanya.
Secara sepintas, film ini hanya menceritakan kisah percintaan dua buah robot saja. Namun sesungguhnya tema yang diangkat lebih dari itu.
Film ini menggambarkan berbagai macam dampak kerusakan lingkungan dan perubahan iklim yang di alami bumi selama ribuan tahun.
Film ini patut ditonton karena mampu memberikan pemahaman tentang isu lingkungan yang akan berpengaruh pada kehidupan umat manusia di masa depan.
Ini merupakan film petualangan musikal yang baru dirilis tahun 2023 lalu. Film yang menjadi sekuel dari Petualanga Sherina (2000), bercerita tentang seorang jurnalis (Sherina Munaf) yang ditugaskan untuk meliput pelepas liaran orang utan kalimantan.
Hingga sebuah aksi perburuan memaksa Sherina dan Sadam (Derby Romero) berpetualang untuk menyelamatkan Sayu si anak orang utan.
Isu yang dihadirkan cukup serius, namun dikemas secara ringan dan menyenangkan. Diwarnai dengan nyanyian dan tarian, film ini sangat mudah dinikmati terlebih untuk anak-anak.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
