
LESUNG PIPI: Siswanto alias Siboen membikin konten di Taman K-Boen pada Rabu (8/9) petang lalu. (ILHAM DWI RIDHO WANCOKO/JAWA POS)
Photo
MENGHASILKAN: Nartim (kiri) menyambut baik munculnya pemuda-pemuda Kasegeran yang menjadi Youtuber. (ILHAM DWI RIDHO WANCOKO/JAWA POS)
Yang berminat, kata Siswanto, justru orang-orang jauh. Dari Jogjakarta, Pekalongan, dan beberapa kota di Jawa Barat. Mereka mengenal Siswanto dari Siboen Chanel, kanal pertama yang lahir pada 2017. Kini Siswanto memiliki 10 kanal yang semuanya mencantumkan label Siboen.
Per Oktober 2017, kanal Siboen Chanel menghasilkan uang. Tepatnya sekitar dua bulan setelah dia mengubah kontennya dari komedi kampung menjadi otomotif. Monetisasi itu membuat harta Siswanto bertambah. Drastis.
Bukannya tertarik menjadi YouTuber, warga Desa Kasegeran malah menggosipkan bahwa bapak tiga anak itu punya pesugihan. Mendengar itu, Siswanto hanya tersenyum. ”Mbok ikut saya belajar YouTube, monggo saja,” tuturnya dengan logat ngapak.
Menepikan rumor-rumor miring tentangnya, Siswanto tetap konsisten pada aktivitasnya di dunia maya. Kegigihannya pun kini membuahkan hasil. Pada 2019, saat Siboen Chanel menggebrak kancah YouTube, warga Desa Kasegeran mengakui kerja keras Siswanto. Bahkan, pemerintah desa mengajaknya bergabung dalam tim ekonomi kreatif. Ajakan itu diiyakan Siswanto pada 2020. Pada tahun yang sama, Siswanto ditunjuk menjadi ketua BUMDes Kasegeran. ”Tapi, sampai sekarang belum resmi karena saya belum menerima SK dan belum ada serah terima formal,” jelasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
