
Jika merasa terancam ketika ekornya dipegang, ikan buntal akan menggembungkan badannya seperti bola. (Guslan Gumilang/Jawa Pos)
Di serial SpongeBob Squarepants, ada karakter Nyonya Puff, guru mengemudi yang supersabar. Ia adalah ikan buntal. Selain yang hidup di laut, ada juga buntal tawar yang tak kalah populer.
---
NAMANYA saja sudah mengesankan parasnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), buntal berarti gembung atau buncit. Secara klasifikasi biologis, ikan buntal termasuk dalam keluarga Diodontidae dan berasal dari ordo Tetraodontiformes. Nah, salah satu karakteristik unik dari ikan tersebut adalah memiliki dua gigi besar, tajam, sekaligus kuat di rahang atas dan bawah.
Abdul Rahman, salah seorang penghobi ikan buntal hias asal Surabaya, mengungkapkan bahwa salah satu kepuasan memelihara puffer fish atau ikan buntal adalah sosoknya yang garang saat makan. Ketajaman dua gigi itu mampu meremukkan cangkang kerang, keong, udang, atau ikan hidup lainnya. Kerang menjadi pilihan makanan yang baik. Sebab, gigi buntal perlu terus diasah. ”Unik kan. Giginya juga tumbuh terus,” ungkapnya.
Pria 51 tahun itu sempat memelihara beberapa jenis puffer fish. Salah satunya, mbu puffer atau tetraodon mbu. Lalu, buntal hijau atau mini puffer dan buntal palembang. ”Tapi, sekarang tinggal fahaka puffer. Punya dua,” katanya.
Fahaka puffer, lanjutnya, termasuk jenis buntal yang mudah ditemukan di pasaran. Banyak peminatnya. Selain harganya terjangkau, fahaka juga berparas menggemaskan. Tubuhnya gemuk dan bantat. Corak warnanya juga unik. Hijau tua berpadu hijau muda di bagian tubuh atas. Bagian bawah berwarna putih. Lalu, terdapat garis kuning yang membatasi dua bagian tubuh tersebut. ”(Saya) pelihara (ikan) ini dari ukuran kecil. Murah kok, Rp 35 ribu–Rp 50 ribu. Sudah hampir setahun lah,” jelasnya tentang ikan pemakan moluska yang tersebar di Sungai Nil hingga beberapa sungai di Afrika tersebut.
Meski dapat berkembang hingga 80 sentimeter, puffer fish terbilang cocok jika dicampurkan dengan beberapa jenis ikan lainnya. Di antaranya, gupi dan neon tetra. Namun, menurut Rahman, ada yang lebih pas membersamai buntal. Mayoritas penghobi menempatkan elephant nose fish alias ikan gajah sebagai kawan buntal di akuarium.
Buntal tawar terbilang jinak. Meski begitu, Rahman menyarankan tetap berhati-hati saat bermain dengan ikan bantat tersebut. Sebab, jika tidak mengenal karakternya, gigitan buntal bisa mengakibatkan cedera. ”Tapi, mayoritas jinak kok. Hanya, jangan dipegang langsung sama anak kecil,” tuturnya.
Penampakan ikan predator itu semakin menarik ketika menggembungkan tubuhnya. Duri-duri kecil akan muncul di sekujur tubuhnya. Ia bakal menggembungkan tubuhnya saat merasa terancam. Biasanya, pemilik buntal akan menaruhnya di tangan agar tubuhnya bisa menggembung. ”Tapi ya, jangan sering-sering digembungkan. Natural saja,” katanya.
Baca Juga: Lobster Hias Air Tawar, Bukan Lobster yang ”Itu”
Tidak seperti buntal laut, sebagian besar buntal air tawar tidak beracun. Bahkan, di beberapa negara, ikan itu kerap dikonsumsi karena mengandung protein hewani dan mineral kalium tinggi. Selain itu, mengonsumsi ikan jenis tersebut dapat mengaktifkan enzim untuk memperkuat metabolisme tubuh. ”Tapi, yang masak nggak sembarangan. Di Jepang, yang masak ikan buntal harus memiliki lisensi dan pengalaman khusus,” jelasnya.
Bahkan, lanjut dia, di beberapa kawasan di Jepang, chef yang hendak mengolah buntal harus mengikuti beberapa kelas khusus. Melansir portal Nikkei Asia, pemerintah Jepang membuat regulasi khusus tentang standardisasi keamanan dalam pengolahan ikan buntal. Persyaratan itu dibuat Kementerian Kesehatan untuk memastikan bahwa chef yang menghidangkan buntal sudah benar-benar ahli.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=fauGbfb0IF4

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
