
kostum kreasi Fredi Lugina Priadi. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Fredi Lugina Priadi tidak pernah menyangka kostum kucing buatannya bisa disukai banyak orang. Awalnya, dia hanya iseng membuat baju kucing untuk anak bulu (anbul) milik keponakannya.
---
”KEPONAKAN ngasih ide. Dia suka kucing, terus bilang coba bikin baju kucing,” kata Fredi Lugina Priadi pada Kamis (17/12). Pria 39 tahun itu memang tidak asing dengan jahit-menjahit. Dia akhirnya coba-coba membuat kostum kucing pada 2017. Berbekal internet, dia mulai menjahit kostum kucing dari model paling konvensional. Misalnya, kaus, dress, dan kemeja. Dia mempelajari cara membuat kostum kucing secara detail, termasuk soal cutting dan ukuran baju.
”Saya juga milih bahan yang elastis, bahan kaus rib, biar nyaman digunakan,” ujarnya. Siapa sangka, hasilnya cukup memuaskan saat dikenakan kucing keponakannya. Karena sering berinteraksi dengan kucing milik keponakannya, Fredi yang memang sejak awal menyukai kucing akhirnya tertarik memelihara. Apalagi, setelah didandani, kucing tersebut semakin lucu. ”Saya jadi ikutan miara. Ada tiga kucing, satu kucing ras dan dua mix domestik,” ungkapnya.
Kucing ras yang dimaksud adalah Ugi. Kucing berwarna putih yang viral setelah mengenakan kostum pak haji. Lalu, dua kucing lainnya adalah Joni dan Pongki. Ketiganya menambah keceriaan rumah Fredi dan Nursidawati, istrinya.
Sukses memulai debutnya membuat kostum kucing, mantan guru honorer itu lantas terpikir menjualnya. Dia menjajakan kostum-kostum tersebut melalui media sosial dan aplikasi WhatsApp. Siapa sangka, respons yang diterima sangat positif.
Pada 2018, kreasi Fredi kian matang. Mengikuti usul sang kakak untuk mengembangkan kostum kucing dengan tangan dan karakter, akhirnya dia makin dikenal. Fredi ingat betul, ketika Ramadan 2018, Ugi yang didandani dengan kostum pak haji mendadak viral setelah fotonya diunggah di grup Facebook. ”Banyak yang komen lucu. Lalu, tanya beli di mana. Padahal, jahit sendiri,” jelasnya.
Dari sana, dia pun mengembangkan lagi kostum kucing ke tokoh karakter lain. Mulai karakter umum dalam negeri hingga mancanegara. Misalnya, anak sekolah, penjual sate, dokter, hingga superhero. ”Paling banyak dibeli itu superhero dan pak haji,” terangnya.
Meski berpatokan pada ukuran di internet, warga Kecamatan Kemang, Bogor, Jawa Barat, itu juga kerap meminta bantuan ketiga anbul miliknya. Baik sebagai model fitting maupun saat di depan kamera.
Meski begitu, dia tidak pernah memaksa ketiga kucingnya untuk langsung mengikuti kehendaknya. Justru dia yang biasanya nurut pada ”majikannya”. Jika kucingnya sedang tidak mood, tentu fitting ataupun pemotretan tidak dilakukan. Bagi dia, kenyamanan ketiga anak bulunya adalah yang paling utama. ”Ketika mau, tidak bisa menyuruh mereka diam, lalu buat konten. Tidak,” tegasnya.
Baca Juga: Evan Dimas dan Moza, Moca, Meron, Tiga Anak Bulunya
Fredi akan membebaskan ketiga anak bulunya beraktivitas. Karena itu, untuk bisa mendapat gambar atau video dengan kualitas bagus, dia mengikuti kucing-kucingnya. ”Bisa seharian ngikutin itu. Sampai keringetan, pinggang pegel,” ungkapnya, lantas tertawa.
Fredi menyatakan, kostum yang dibuat hanya aksesori dan tidak dipakai dalam jangka waktu lama seperti baju pada manusia.
Saksikan video menarik berikut:
https://www.youtube.com/watch?v=9pADC0nPKHk

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
