
BIKIN SAMA ANAK: Hasil jadi boneka kaus kaki bikinan Firliana kemarin. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Ibu-ibu pasti sering menemukan kaus kaki anak-anak yang tiba-tiba hanya tinggal sebelah. Karena jejaknya tak terlacak, para ibu terpaksa membeli kaus kaki baru. Sementara itu, kaus kaki yang lama dan tinggal satu menumpuk begitu saja. Crafter Firliana mengusulkan untuk mengolahnya menjadi boneka. Caranya gampang dan bisa menjadi momen bonding alias menjalin keakraban dengan anak.
Saking mudahnya, Firli bisa menghasilkan dua boneka dalam sehari. Apalagi peralatan yang dibutuhkan rata-rata sudah ada di rumah. Misalnya, benang, mesin jahit atau jarum jahit, serta dakron. Nah, bahan terakhir bisa dibeli di toko peralatan kerajinan. Atau kalau mau praktis, tinggal beli online. Firli yang dikenal sebagai dollmaker mengatakan, untuk membuat boneka itu, dirinya membutuhkan waktu 6–8 jam saja.
Satu boneka dibutuhkan dua kaus kaki. Lebih baik yang polos, tapi kalau yang ada yang bermotif saja, ya tidak masalah. Nanti bisa diakali dengan menambahkan dress yang lucu. ”Pertama-tama bikin pola,” kata Firli. Satu kaus kaki bisa digunakan untuk tubuh dan kaki boneka. Lalu, satunya lagi digunakan untuk kepala dan tangan. Bisa juga untuk anggota tubuh lain seperti telinga atau hidung.
”Kaus kaki yang dipakai sebaiknya cukup tebal,” kata Firli. Tujuannya, menghindari tubuh boneka yang terlalu menerawang. Setelah dipola dan dipotong, waktunya menjahit. Kalau menggunakan cara manual alias menjahit dengan tangan, ada tiga teknik jahitan yang dibutuhkan. ”Jelujur, tikam balik, dan satu yang agak sulit adalah hidden stitch,” ujarnya ketika ditemui di Mulyosari kemarin (4/10).
Hidden stitch adalah teknik menjahit yang tidak menampakkan benang. Teknik itu digunakan untuk menggabungkan anggota tubuh boneka. Namun, sebelum digabungkan, dakron dimasukkan ke part-part yang sudah terbentuk. Yakni, kaki, kepala, badan, dan tangan. Kemudian, pola mata dan hidung dibuat di kepala boneka, lalu dipertegas dengan teknik menyulam.
Agar lebih cantik, ditambahkan rambut dari benang wol besar yang dijahit bagian demi bagian. Boneka dengan rambut panjang, imbuh Firli, bisa ditata dengan ikat rambut atau dikepang. Setelah semua selesai, baru setiap anggota tubuh tersebut disatukan. Dalam tahap itu, konsistensi dakron perlu dicek lagi. ”Harus pas ya, jangan sampai terasa terlalu penuh atau terlalu kempis,” tegas ibu tiga anak tersebut.
Bahan yang dibutuhkan:

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
