Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Juli 2023 | 14.27 WIB

Rayakan Ulang Tahun Ketiga, Banana Cycling Community Bikin Banana Budhal Bromo 2023

Anggota Banana Cycling Community saat gowes ke Gunung Bromo - Image

Anggota Banana Cycling Community saat gowes ke Gunung Bromo

JawaPos.com - Banana Cycling Community sedang merayakan hari jadi ketiga pada tahun ini. Mereka mengemas ulang tahunnya dengan bersepeda bareng ke Bromo. Namanya, Banana Budhal Bromo 2023.

Komunitas gowes yang sebagian besar anggotanya berasal dari Surabaya dan Sidoarjo ini baru terbentuk ketika pandemi Covid-19 mulai melanda dunia, termasuk Indonesia pada tiga tahun lalu. Meski terbentuk ketika Covid-19, dan saat ini tidak lagi menjadi pandemi, mereka tidak bubar.

"Harus diakui, seiring dengan berakhirnya pandemi dan normalnya aktivitas di masyarakat, membuat peserta gowes mingguan kami juga berkurang cukup signifikan," kata Juru Bicara Banana CC Edy Suprapto.

Untuk membangkitkan semangat gowes itu, maka Banana CC membuat sesuatu yang menarik. Namanya Banana Budhal Bromo 2023. Ini adalah kegiatan internal yang bersifat balapan tapi dikemas secara fun.

Banana Budhal Bromo 2023 berlangsung pada Sabtu (8/7). Diikuti 30 anggota komunitas ini.
Fun race ala Banana CC dimulai dari alun-alun Sidoarjo.

Mereka melaju dengan speed damai menuju pit stop di salah satu minimarket di Kota Pasuruan.
Setelah rehat selama setengah jam, perjalanan dilanjut menuju titik start di Pasar Pasrepan.

Start rute dimulai sekitar pukul 08.45. Beruntung, cuaca sangat mendukung. Mendung, tidak panas. Bahkan para anggota Banana CC sempat diguyur hujan deras selepas melewati KUD Puspo.

Hujan mereda dan diganti dengan cuaca berkabut mulai Gapura Tosari hingga Jembatan Baledono.
Kemudian menjelang pertigaan Tosari, cuaca mendadak sangat terik.

Seperti balapan pada umumnya, event ini juga memberlakukan cut off time (COT), yakni 4,5 jam.
Tetapi sisi uniknya perhitungan waktu tempuh masing-masing peserta berbeda, berdasarkan berat badan saat mendaftar.

Peserta dengan berat badan 65 kg ke bawah mendapat penalti waktu tempu sebesar 2 menit setiap kg berat badan, sebaliknya peserta dengan berat badan lebih dari 65 kg mendapat bonus waktu 3 menit setiap kg berat badan.

Dengan demikian, peserta terberat yang memiliki berat badan 110 kg tetap akan kompetitif dengan peserta paling ringan, 60 kg. Namun yang terpenting hampir seluruh peserta bisa full senyum ketika mencapai garis finis di Wonokitri.

"Walaupun ini event internal, namun hadiah yang diperoleh para pesertanya tidak kaleng-kaleng.
Selain medali, pemenang juga kami daftarkan secara cuma-cuma ke event trilogy tahun depan mewakili komunitas Banana CC,” kata Edy Suprapto yang juga ditunjuk sebagai koordinator di fun race ini.

Sebelum Banana Budhal Bromo 2023, Banana CC mengadakan gowes bareng dengan Donny Adhika pada 2021 lalu di Jogjakarta. Dua hari ride, rute yang dipilih juga bukan sembarangan.

Hari pertama menempuh jarak 120 km dengan elevation total 1.600 meter. Hari berikutnya masih disiksa dengan jarak 80 km dengan elevasi total 1900 meter. Kemudian dalam perayaan ulang tahun kedua, Banana CC bikin tiga kali long ride dengan total jarak hampir 1.000 kilometer pada 2022 lalu.

Rinciannya gowes rute ring lima gunung (Kelud-Arjuna-Welirang-Penanggungan-Kawi), Trihundret ring of Madura, dan Surabaya-Tugu Yogyakarta.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore