
Hoax: KH Yahya Cholil Staquf dilanda berita hoax.
JawaPos.com - Undangan KH Yahya Cholil Staquf menjadi pembicara di The Israel Council on Foreign Relations berbuah kabar disinformasi. Sejumlah orang menyebut undangan itu sebagai bentuk kerja sama Nahdlatul Ulama (NU) dengan Israel. Undangan tersebut dianggap sebagai bentuk pengakuan terhadap negara Israel.
"Di saat umat Islam terluka akibat serangan Israel... Perwakilan PBNU mendatangi Israel. Kunjungan ini bentuk pengakuan terhadap negara Israel. Menyakiti hati umat Islam dan bangsa Palestina khususnya," tulis akun Widya Rahma Wati yang banyak disebarkan pengguna Facebook beberapa hari terakhir.
Pengurus Besar (PB) NU langsung membantah hal tersebut. Melalui situs resmi PB NU, Ketua PB NU Bidang Hukum Robikin Emhas mengatakan, PB NU tak melakukan kerja sama dengan Israel.
Baik secara program maupun kelembagaan. Undangan untuk Gus Yahya Staquf bersifat pribadi. Tidak dalam kapasitasnya sebagai katib aam PB NU. "Apalagi mewakili PB NU," ujarnya.
Robikin yakin Gus Yahya hadir untuk memberikan dukungan dan menegaskan kepada dunia bahwa Palestina adalah negara merdeka, bukan sebaliknya.
Dia menduga Yahya memenuhi undangan tersebut untuk menawarkan gagasan dan memberikan harapan bagi terwujudnya perdamaian di Palestina dan dunia pada umumnya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
