
ILUSTRASI: Para perantau bersiap menunggu giliran mudik gratis ke kampung halaman. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Hari Raya Idul Fitri sebentar lagi. Masyarakat Indonesia di perantauan sudah bergerak pulang kampung untuk berkumpul bersama keluarga. Beragam cara mereka untuk bisa pulang kampung atau mudik. Baik dengan moda transportasi udara, darat, kereta, maupun laut.
Ada juga yang memanfaatkan beragam program mudik gratis yang digelar banyak instansi. Baik pemerintahan, BUMN, maupun swasta.
Sekitar 240 pemudik asal Jakarta bergerak ke sejumlah kota di Pulau Jawa. Mulai dari Surabaya dan Malang (Jawa Timur), Sragen (Jawa Tengah) dan beberapa wilayah Jawa Barat.
Pemudik itu diangkut dengan 5 armada bus dan 1 unit mini bus yang disediakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero). Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Dian Sovana mengatakan, program mudik gratis BUMN merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung perjalanan mudik yang lebih aman dan tertib.
Baca Juga:Bingung Puasa atau Tidak saat Mudik di Bulan Ramadhan? Ini Jawaban dan Penjelasannya Menurut Islam
“Bagi masyarakat Indonesia, mudik bukan sekadar perjalanan pulang. Mudik adalah perjalanan emosional menuju keluarga, menuju tempat di mana kebahagiaan dan kehangatan menanti," ujar Dian Sovana kepada wartawan di Jakarta pada Selasa (17/3).
"Mudik Gratis BUMN ini memastikan para pemudik dapat pulang ke kampung halaman dengan lebih aman, nyaman, dan tenang,” imbuh Dian Sovana.
Ia menambahkan, setiap perjalanan yang ditempuh para pemudik memiliki makna yang sangat besar karena menjadi momen untuk kembali berkumpul bersama keluarga setelah menjalani aktivitas sepanjang tahun.
Adapun pemberangkatan mudik dilakukan dari beberapa titik. Yakni, Gelora Bung Karno (GBK), Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), serta Kantor Pusat Brantas Abipraya di Jakarta.
Sebagai informasi 5 bus dan 1 mini bus memiki tujuan rute akhir yang berbeda. Di antaranya rute Bus 1 yaitu Jakarta – Brebes – Tegal – Pekalongan – Semarang – Tuban – Surabaya – Malang; bus 2 dengan rute Jakarta – Semarang – Solo – Nganjuk – Kediri – Blitar – Malang.
Bus 3 yaitu Jakarta – Semarang – Solo – Madiun – Nganjuk – Jombang – Kandangan – Malang; bus 4 dengan rute Jakarta – Bumiayu – Wrangon - Kebumen – Purworejo – Jogja – Solo – Sragen; dan bus 5 yaitu Jakarta – Surabaya; Mini Bus dengan rute mudik wilayah Jawa Barat.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
