
Sahur yang sehat bikin puasa jadi lebih adem dan nyaman. Simak 5 Tipsnya. (Istimewa)
JawaPos.com - Bangun dini hari untuk sahur terkadang terasa berat, apalagi kalau mata masih sulit diajak kompromi.
Namun, momen singkat sebelum subuh ini bisa mendukung tubuh bertahan sepanjang puasa.
Selain memilih makanan yang tepat, menjaga hidrasi tubuh dengan menjadikan air mineral sebagai Teman Adem Ramadan juga jadi hal penting yang tidak boleh terlewat.
Tubuh akan menahan asupan cairan selama berjam-jam sehingga sahur menjadi kesempatan untuk mengisi energi sekaligus memenuhi kebutuhan air.
Mari simak tips sahur sehat untuk memenuhi kebutuhan energi dan cairan secara tepat saat berpuasa.
Agar sahur benar-benar membantu tubuh tetap kuat sepanjang hari, susunan menunya perlu diperhatikan dengan baik.
Pasalnya, tubuh membutuhkan energi yang dilepas secara bertahap dan cairan yang cukup agar tidak mudah lemas atau haus saat puasa.
Berikut ini beberapa prinsip yang bisa diterapkan saat menyiapkan menu sahur:
Pilih sumber karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, roti gandum utuh, oatmeal, atau sereal tinggi serat.
Jenis ini akan dicerna oleh tubuh secara perlahan sehingga energi dilepas sedikit demi sedikit dan rasa kenyang pun bertahan lebih lama.
Tambahkan telur, ayam, ikan, daging tanpa lemak, tahu, tempe, atau kacang kacangan dalam menu sahur.
Protein membantu menjaga massa otot sekaligus memberi efek kenyang lebih lama sehingga tubuh tidak cepat terasa lemas.
Serat membantu mencegah sembelit dan membuat perut terasa lebih nyaman selama puasa.
Pilih variasi sayur tinggi serat, seperti brokoli, wortel, dan buncis serta buah seperti apel, pisang, dan pepaya agar kebutuhan serat dan nutrisi terpenuhi secara lengkap.
Olahan yang terlalu pedas atau tinggi lemak cenderung terasa berat di lambung dan bisa memicu kenaikan asam lambung.
