
Membuat anggaran khusus lebaran adalah salah satu cara mengatur keuangan selama Ramadhan (freepik)
JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan bukan hanya tentang ibadah puasa tetapi juga persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri. Salah satu tradisi yang melekat adalah belanja Lebaran mulai dari pakaian baru hingga kebutuhan hidangan khas keluarga.
Namun tanpa perencanaan, belanja Lebaran bisa membuat pengeluaran membengkak. Karena itu, penting menerapkan tips belanja hemat agar Ramadhan tetap berkah tanpa beban finansial.
Menurut Organisation for Economic Cooperation and Development, literasi keuangan membantu individu membuat keputusan belanja yang lebih bijak. Prinsip ini sangat relevan saat Ramadhan ketika konsumsi cenderung meningkat.
Selain itu, riset dari APA menunjukkan bahwa perilaku konsumtif sering dipicu emosi dan dorongan sesaat. Memahami psikologi belanja ini membantu kita lebih terkendali.
Berikut beberapa tips belanja lebaran agar tidak boros selama puasa Ramadhan sebagaimana dilansir dari laman Consumer Finance dan Harvard Business School, Minggu (1/3) :
1. Membuat Anggaran Khusus Lebaran
Langkah pertama adalah menetapkan anggaran belanja lebaran sejak awal Ramadhan. Anggaran membantu mengontrol pengeluaran agar tidak melebihi kemampuan finansial.
Consumer Financial Protection Bureau merekomendasikan pembuatan rencana pengeluaran sebagai dasar pengelolaan keuangan yang sehat. Dengan anggaran, kita lebih sadar batas belanja.
Anda juga perlu memisahkan dana untuk zakat, sedekah, kebutuhan pokok dan belanja pakaian. Intinya prioritaskan kewajiban sebelum keinginan.
2. Membuat Daftar Belanja dan Mematuhinya
Belanja tanpa daftar sering berujung pada pembelian impulsif. Daftar belanja ini membantu fokus pada kebutuhan utama.
Menurut Harvard Business School, perencanaan sebelum berbelanja mengurangi keputusan impulsif. Strategi ini efektif menekan pengeluaran yang tidak perlu.
Anda juga perlu menulis kebutuhan seperti bahan kue kering,sirup atau busana muslim dan hindari menambah barang di luar daftar.
3. Menghindari Belanja Saat Emosi atau Lapar
Kondisi emosional memengaruhi keputusan finansial. Berbelanja saat lelah atau lapar cenderung membuat kita kurang rasional.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
