Ilustrasi muslimah menjalani aktivitas pada bulan Ramadhan (Freepik)
JawaPos.com – Puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat, sebagaimana tercantum dalam rukun Islam.
Namun, ajaran Islam juga memberikan keringanan bagi golongan tertentu yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa karena alasan syar’i. Keringanan tersebut menunjukkan bahwa syariat Islam menjunjung prinsip kemudahan dan tidak memberatkan umatnya.
Berikut 8 golongan yang diperbolehkan tidak berpuasa beserta ketentuan penggantinya, seperti dikutip pada laman resmi Universitas Muhammadiyah Surakarta pada Rabu (18/2).
Orang yang menderita sakit parah atau penyakit menahun yang tidak diharapkan kesembuhannya diperbolehkan tidak berpuasa. Contohnya adalah penderita stroke berat, gangguan organ kronis, atau pasien yang harus menjalani cuci darah secara rutin. Jika penyakit tersebut masih memungkinkan untuk sembuh, maka ia wajib mengganti puasa di hari lain setelah pulih. Namun, apabila penyakitnya tidak dapat disembuhkan, maka ia wajib membayar fidyah sesuai ketentuan syariat.
Seseorang yang bekerja dalam kondisi sangat berat dan berisiko membahayakan keselamatan jika tetap berpuasa diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Keringanan ini berlaku apabila puasa benar-benar mengancam kesehatan atau keselamatan dirinya. Meski demikian, ia tetap berkewajiban mengganti puasa tersebut di waktu lain. Apabila pekerjaannya tidak berisiko fatal, maka kewajiban puasa tetap harus dijalankan.
Musafir adalah orang yang melakukan perjalanan jauh dengan jarak tertentu sesuai ketentuan fikih. Dalam literatur fikih, jarak minimal yang membolehkan berbuka sekitar 48 mil atau kurang lebih 80 kilometer. Orang yang bepergian dengan jarak tersebut diperbolehkan tidak berpuasa. Namun, ia tetap wajib mengganti puasa yang ditinggalkan setelah perjalanan selesai.
Orang tua renta yang sudah tidak sanggup berpuasa karena kondisi fisik yang lemah mendapat keringanan untuk tidak berpuasa. Ketidakmampuan tersebut harus benar-benar karena faktor usia dan kesehatan. Dalam kondisi ini, kewajiban mengganti puasa tidak berlaku. Sebagai gantinya, ia diwajibkan membayar fidyah sesuai ketentuan yang berlaku.
Perempuan yang sedang mengalami haid atau nifas tidak diperbolehkan menjalankan puasa. Larangan ini berlaku hingga masa haid atau nifasnya selesai. Setelah suci, ia wajib mengganti puasa yang ditinggalkan pada hari lain. Ketentuan ini merupakan bagian dari aturan syariat yang telah disepakati para ulama.
Orang yang mengalami gangguan kejiwaan hingga kehilangan akal sehat tidak diwajibkan berpuasa. Salah satu syarat sah puasa adalah berakal dan mampu memahami kewajiban ibadah. Selama kondisi tidak sadar atau tidak waras tersebut berlangsung, kewajiban puasa tidak berlaku. Jika kesadaran kembali, maka kewajiban ibadah kembali melekat sesuai kemampuannya.
Ibu hamil dan menyusui diperbolehkan tidak berpuasa apabila khawatir puasa membahayakan kesehatan dirinya atau bayinya. Pertimbangan ini harus didasarkan pada kondisi medis yang jelas. Jika tidak berpuasa, ia wajib mengganti puasa di hari lain atau membayar fidyah sesuai ketentuan ulama. Apabila kondisi aman dan tidak membahayakan, maka kewajiban puasa tetap berlaku.
Anak kecil yang belum mencapai usia baligh tidak diwajibkan menjalankan puasa Ramadan. Salah satu syarat wajib puasa adalah telah baligh dan berakal. Meski tidak wajib, orang tua dianjurkan melatih anak berpuasa secara bertahap. Kewajiban puasa baru berlaku penuh setelah anak mencapai usia baligh.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
