
Ilustrasi kopi. (Freepik).
JawaPos.com - Bagi banyak orang, memulai hari dengan secangkir kopi telah menjadi kebiasaan yang sulit ditinggalkan. Namun, saat berpuasa, konsumsi kopi perlu diperhatikan dengan lebih bijak.
Kopi sering menjadi teman setia, terutama dalam rutinitas sehari-hari karena aroma dan rasanya yang nikmat. Namun, saat puasa, meminumnya bisa berdampak signifikan pada tubuh karena potensi dehidrasi yang dapat terjadi.
Kopi memberikan manfaat bagi kesehatan karena mengandung antioksidan dan dapat meningkatkan konsentrasi serta produktivitas. Hal ini hanya tercapai jika konsumsinya dibatasi dengan wajar.
Secara umum, batasan konsumsi kafein dianggap aman sekitar 400 miligram atau setara dengan 4 cangkir kopi, tetapi toleransi kafein bisa berbeda-beda untuk setiap orang.
Jika seseorang mengonsumsi lebih dari 500 mg setiap harinya, dapat menyebabkan insomnia, kegelisahan, kecemasan, gangguan pencernaan, peningkatan denyut jantung, dan gemetar pada tubuh. Apalagi, saat berpuasa, perut kosong selama 12 jam atau lebih.
Itulah sebabnya sangat penting untuk memperhatikan konsumsi saat puasa. Dilansir dari hellosehat.com, berikut ini adalah enam tips bijak yang dapat membantu mengurangi kopi untuk menjaga kesehatan tubuh dan kestabilan energi:
1. Kurangi secara bertahap
Tetapkan target untuk secara perlahan mengurangi kopi, seperti membatasi diri untuk hanya minum satu gelas per hari. Minggu berikutnya, coba konsumsi kopi menjadi 4 cangkir.
Dengan melakukannya secara perlahan, maka bisa menemukan kebiasaan baru yang dapat menggantikan kecanduan berlebihan pada kopi.
2. Cari minuman lain yang lebih sehat
Meskipun minum kopi tanpa kafein alias decaf, tetap ada kandungan sebanyak 2 - 25 mg. Coba cari alternatif yang sehat pada waktu yang sama. Bisa mencoba minuman hangat yang tidak mengandung kafein, seperti teh herbal tanpa kafein atau air lemon hangat.
3. Ganti dengan air putih
Minum air putih memiliki manfaat yang jauh lebih besar. Selain membantu mengurangi kecanduan kopi, air putih juga berperan dalam proses detoksifikasi tubuh.
Gerakan meminumnya juga sama. Seiring waktu, mungkin akan tidak sadar bahwa minuman yang dinikmati telah berubah menjadi air putih.
4. Tidur yang cukup
Banyak orang yang bekerja hingga larut malam meminum kopi agar tetap terjaga sampai pagi. Ini dilakukan karena salah satu efek stimulannya memberikan energi pada tubuh.
Cari sumber energi alternatif. Prioritas utamanya adalah tidur yang cukup dan istirahat. Cara lainnya termasuk tidur siang dan memulai rutinitas berolahraga secara teratur.
5. Ganti dengan minuman mengandung susu
Menikmati minuman hangat di pagi hari dapat menjadi bentuk terapi bagi tubuh. Kurangi kopi dengan mencoba minuman lain seperti cokelat hangat, teh herbal, atau susu almond.
6. Sibukkan diri dengan kegiatan yang sehat
Praktik yoga, meditasi, atau pijat dapat membantu menciptakan rasa relaksasi dalam tubuh. Hal ini dapat menggantikan tingkat konsentrasi dan energi yang biasanya diperoleh dari kafein.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
