Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Maret 2024 | 00.06 WIB

Hukum Menyegerakan Buka Puasa, Begini Ketentuan Fikih dan Penjelasan Medisnya!

ILUSTRASI BUKA PUASA: Dimas Pradipta/JawaPos.com

JawaPos.com-Umat Islam kini sedang melaksanakan ibadah puasa yang di setiap sore menyiapkan makanan untuk berbuka puasa saat waktu maghrib tiba.

Buka puasa di waktu maghrib adalah keharusan dan penting dalam ibadah wajib yang dilakukan selama Ramadhan ini.

Buka puasa adalah suatu keharusan, namun bagaimana hukum menyegerakannya ketika waktu Maghrib telah tiba?

Hukum menyegerakan buka puasa

Dikutip dari jateng.nu.or.id, dikatakan bahwa sebaik-baiknya waktu ketika berbuka puasa adalah di awal waktu.

Tepatnya ketika adzan Maghrib telah berkumandang, saat itu lah disegerakan untuk berbuka puasa.

Hal ini selaras dengan sebuah hadist Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik radhiyallahu’anhu.

Hadist tersebut memiliki arti, “segerakanlah berbuka dan akhirkanlah sahur.”

Dengan kata lain, menyegerakan berbuka puasa hukumnya adalah sunnah dan baik untuk dilakukan.

Justru sebaliknya, ketika menunda-nunda berbuka itu adalah perbuatan yang tidak baik dilakukan.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore