
NGE-CHARGER DULU: Pengguna mobil listrik dapat mengisi ulang baterai di rest area Km 207A tol Palimanan-Kanci yang masuk wilayah Kabupaten Cirebon (7/3).
Km 207A bisa menjadi jujukan bagi para pemudik yang tidak kebagian rest area di titik lelah. Ada SPBU, ada pula SPKLU.
ILHAM WANCOKO, Cirebon
---
TIDAK semua pemudik bisa masuk ke rest area yang diperkirakan menjadi titik lelah, semacam Km 130A dan Km 166A. Sebab, saat arus mudik, apalagi di periode puncak, petugas akan melakukan pembatasan berupa buka tutup.
Namun, jangan khawatir. Masih ada rest area 207A tol Palimanan–Kanci yang masuk wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Tempat tetirah itu memang telah melewati titik lelah, namun justru bisa menjadi opsi tepat karena memiliki sederet fasilitas. Di antaranya, beragam restoran, kedai kopi premium, toilet umum, stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), dan SPBU. Dan, yang khas, taman bermain untuk anak.
Taman bermain itu terletak di dekat bangunan Pusat Informasi Rest Area. Dengan luas sekitar 20 meter persegi, terdapat ayunan dan sejumlah alat mainan lain. Cocok untuk menjadi tempat bermain anak sembari beristirahat.
Doni Santoso, seorang pengendara yang ditemui Jawa Pos di rest area itu pada Kamis (7/3), memilih beristirahat di sana karena sudah lelah berkendara. Setelah berkeliling, ternyata ada taman bermain anak-anak. ’’Biar anak-anak bisa main di sini,’’ ujar Doni.
Hanya, tempat bermainnya perlu diperluas. Ukurannya terbilang kecil kalau saat volume mereka yang beristirahat bertambah pada arus mudik nanti. ’’Tapi, sudah oke setidaknya ada fasilitas ramah anak ini,’’ papar Doni.
Bangunan pusat informasinya pun terbilang ’’agak laen’’. Bangunannya seakan menghunjam ke tanah. Tak jauh dari masjid juga terdapat Toko Batik Trusmi khas Cirebon. Pemudik yang tidak sempat mencari oleh-oleh bisa menjadikannya alternatif untuk mencari buah tangan.
Adanya Toko Batik Trusmi itu mungkin karena rest area Km 207A masih berada di wilayah Cirebon. Tidak jauh dari toko batik tersebut juga ada restoran empal gentong yang juga khas daerah yang berbatasan dengan Jawa Tengah itu.
Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijawarno mengatakan, rest area Km 207A sebenarnya sudah bagus. ’’Tempatnya luas dengan beragam fasilitas,’’ ujarnya.
Namun, ceritanya bisa berbeda saat arus mudik Lebaran. Apalagi, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan melonjak jauh jika dibandingkan tahun lalu. Karena itu, lanjut dia, sebaiknya pemerintah tidak memaksakan masyarakat untuk menggunakan jalan tol. Jalan arteri juga perlu diberdayakan. ’’Kalau dibagi ke jalan arteri, pertumbuhan ekonomi bisa lebih merata,’’ terangnya. (*/c18/ttg)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
