
Membaca Alqu
JawaPos.com- Memasuki bulan Syaban, banyak orang mulai memperbanyak ibadah, salah satunya dengan menjalankan amalan-amalan Nisfu Syaban. Bulan Syaban adalah momentum terbaik untuk memperbanyak ibadah dan pahala. Hal tersebut karena bulan ini menjadi pertanda bahwa bulan Ramadhan akan segera datang.
Keistimewaan malam nisfu Syaban sendiri berdasarkan pada beberapa hadis. Salah satu yang populer di masyarakat tentang malam nisfu Syaban yaitu hadis dari Mu'adz bin Jabal radhiyallahu 'anhu. Dalam hadis tersebut disebutkan bahwa pada malam nisfu Syaban, Allah SWT akan mendatangi makhluk-Nya dan memberikan ampunan dosa.
Bagi sebagian kalangan, malam nisfu Syaban dianggap sebagai malam yang mulia. Bahkan ada amalan-amalan yang dikhususkan untuk dikerjakan pada malam tersebut.
Malam Nisfu Sya'ban diyakini sebagai malam dimana Allah SWT menentukan nasib umat manusia di tahun yang akan datang. Oleh karena itu, berbagai latihan yang dilakukan pada malam itu dianggap memiliki nilai pahala yang tinggi. Nisfu Sya'ban diterjemahkan ke dalam bahasa Arab sebagai "pertengahan bulan Sya'ban.
Malam Nisfu Sya'ban 2024 atau Malam Nisfu Sya'ban 1445 Hijriah terhitung mulai Sabtu, 24 Februari 2024 sampai dengan malam Minggu, 25 Februari 2024. Sebagai pengingat bagi umat islam untuk memperkokoh kebiasaan dan shalatnya.
Amalan yang dititikberatkan pada pencapaian berbagai keutamaan antara lain shalat malam, dzikir, shalat, pembacaan Al-Qur'an, dan lain-lain. Amalan malam Nisfu Shaban mempunyai keutamaan tersendiri dalam Islam.
Tata Cara Pelaksanaan shalat Nisfu Sya'ban
Sholat Nisfu Sya'ban merupakan shalat yang dikerjakan dua rakaat setelah dilaksanakannya sholat maghrib. Waktunya adalah malam pertengahan bulan Sya'ban. Biasanya orang Indonesia melaksanakannya dengan berjamaah, namun ada juga yang sendiri-sendiri.
Dikutip dari website yatimmandiri.org bahwa sholat ini bukan tanpa sebab, ada keutamaan yang akan didapatkan jika melaksanakannya.
Allah akan mengampuni siapa saja hamba-Nya yang memohon ampun dan bersujud, kecuali orang-orang yang masih memiliki sifat dengki di hatinya. Oleh karena itu, wajib mengetahui tata caranya:
1. Pertama adalah membaca niat sholat Nisfu Sya’ban agar ibadahnya diterima oleh Allah. Niat menjadi salah satu rukun shalat yang harus dikerjakan.
2. Rukun sholat Nisfu Sya'ban tidak berbeda, tetap takbiratul ihram, ruku, i'tidal, sujud dan lain sebagainya. Hanya saja ada beberapa surat khusus yang harus dibaca.
3. Takbiratul ihram, membaca surat Al Fatihah kemudian dilanjutkan dengan membaca Surat Al Kafirun.
4. Ruku, i'tidal, sujud dan duduk diantara dua sujud seperti shalat wajib.
5. Pada rakaat kedua, setelah membaca surat Al Fatihah, dilanjutkan dengan Surat Al-Ikhlas.
6. Ruku i'tidal, sujud dan duduk tahiyat akhir layaknya melaksanakan sholat wajib.
7. Ditutup dengan salam.
8. Setelah sholat selesai, hendaknya membaca surat Yasin semata-mata berniat untuk ibadah dan agar diberikan umur yang panjang.
9. Surat Yasin yang kedua dibaca dengan diniatkan untuk meminta rezeki yang halal.
10. Surat Yasin yang ketiga memohon untuk keteguhan iman dari Allah SWT.
11. Setelah selesai melaksanakan sholat dan membaca Yasin, maka dilanjutkan dengan membaca doa.
Malam Nisfu Sya'ban merupakan momentum terbaik untuk berburu keberkahan, memohon ampunan dan memanjatkan doa. Jadi jangan sampai di sia-siakan dengan tanpa melakukan apapun dan hanya berbaring di rumah.
Sholat Nisfu Sya'ban merupakan shalat yang dikerjakan dua rakaat setelah dilaksanakannya sholat maghrib. Waktunya adalah malam pertengahan bulan Sya'ban.
Biasanya orang Indonesia melaksanakannya dengan berjamaah, namun ada juga yang sendiri-sendiri. Sholat ini bukan tanpa sebab, ada keutamaan yang akan didapatkan jika melaksanakannya. Allah akan mengampuni siapa saja hamba-Nya yang memohon ampun dan bersujud, kecuali orang-orang yang masih memiliki sifat dengki di hatinya.
Niat Sholat Nisfu Sya'ban
Perlu diketahui bahwa sebenarnya sholat Nisfu Sya'ban bisa dilaksanakan di dua hati. Baik itu pagi maupun malam hari. Namun kebiasaan di Indonesia dilaksanakan pada malam hari.
Oleh karena itu, niat sholat Nisfu Sya’ban untuk keduanya jelas berbeda. Berikut untuk yang dilaksanakan pagi hari:
اُ صَلِّىْ سُنَّةً نِصْفُ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَ
Artinya adalah: Aku niat sholat Nisfu Sya’ban dua rakaat karena Allah Ta’ala.
Sedangkan apabila melaksanakannya pada malam hari, maka niat yang dibacakan juga berbeda. Berikut lengkapnya:

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
