
RAMAI DIKUNJUNGI: Ponpes Salafiyah Biba
Selesaikan Masalah dengan Bangunan yang Bawa Manfaat
KE bangunan yang terletak di Desa Sananrejo, Kabupaten Malang, itu adalah lawatan yang menjanjikan banyak hal. Dari kesempatan beribadah sampai tamasya yang memanjakan mata.
Dari lantai 9 dan 10 bangunan Ponpes Salafiyah Biba’a Fadlrah itu, misalnya, menawarkan apa yang mungkin tidak bisa didapat di sembarang tempat: lanskap banyak sudut di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Jejak sejarah juga bisa langsung ditemukan di dekat pintu masuk bangunan yang memadukan cita rasa arsitektur Timur Tengah, India, Eropa, dan Tiongkok tersebut. ”Dari pintu masuk, di sebelah kiri ada aula. Di sana itu tempat lahirnya Romo Kiai Ahmad,” ujar Fadlrah Kisyanto, salah satu panitia Ponpes Salafiyah Biba’a, kepada Jawa Pos Radar Malang Jumat (31/3) lalu.
Sebagian orang mengenal bangunan ponpes tersebut sebagai Masjid Tiban. Ponpes itu bernama lengkap Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri ’Asali Fadlaailir Rahmah atau dalam keseharian disingkat dengan Ponpes Salafiyah Biba’a Fadlrah.
Bangunan tersebut awalnya rumah tinggal milik perintis, pendiri, pemilik, sekaligus pengasuh ponpes Hadlratus Syaich Romo Kiai Haji Ahmad Bahru Mafdlaluddin Shaleh Al-Mahbub Rahmat Alam. Orang-orang biasa memanggilnya Romo Kiai Ahmad.
Karena banyak dijadikan jujukan mempelajari Islam, pada 1978 bangunan tersebut diresmikan sebagai ponpes. Sejak saat itu pula mulai ada pembangunan sedikit demi sedikit.
Namun, terang Kisyanto, konstruksinya hanya menggunakan batu bata merah dan tanah liat. Pada 1998, ketika Indonesia diterpa krisis moneter, dimulailah pembangunan menggunakan konstruksi permanen.
Secara logika, lanjut Kisyanto, memang tidak lazim. ”Hati saja juga setengah protes. Kondisi krisis kok malah diminta membangun pondok. Namun, mulai saat itu, pembangunan justru tidak pernah berhenti sampai sekarang,” imbuhnya.
Bukan tanpa alasan. Pembangunan itu memang berdasar hasil istikharah Romo Kiai Ahmad ketika menemui permasalahan. ”Setelah istikharah, beliau akan diberi petunjuk untuk melaksanakan pembangunan. Sehingga tidak ada gambarnya sama sekali,” kata Kisyanto.
Biasanya, Romo Kiai Ahmad hanya akan menyampaikan gambaran umum. Seperti perintah membangun lantai berapa beserta ukurannya. Petunjuk itu akan disampaikan kepada Kisyanto dan rekan-rekannya. ”Saya biasanya menerjemahkan sendiri melalui diskusi bersama beliau. Kalau dalam proses pembangunan ada yang tidak tepat, ya kami akan konsultasi,” lanjutnya.
Proses seperti itu terus berlanjut hingga kini mencapai sebelas lantai. Meski memang belum semuanya 100 persen terselesaikan. Sebab, pembangunan dilakukan secara bertahap dan diutamakan dasar bangunannya saja. ”Kalau harus finis semua sebelas lantai, ya tidak mungkin. Lantai pertama saja masih ada yang belum selesai,” kata alumnus Universitas Negeri Malang (UM) tersebut.
Di beberapa ruangan pun masih banyak dinding yang belum dicat atau bahkan belum diberi ornamen. Untuk lantai 1, tampak pajangan akuarium cukup besar dan tempat penjualan cenderamata. Berbagai jenis makanan ringan pun dijual dengan harga murah, sekitar Rp 1.000–20.000.
RAMAI DIKUNJUNGI: Salah satu sudut bagian dalam ponpes yang bangunannya terdiri atas sebelas lantai tersebut. Ponpes Salafiyah Biba
Di lantai 2 sampai 6, terdapat ukiran yang terpahat indah. Kemudian, di lantai 7 dan 8, terdapat pusat perbelanjaan atau oleh-oleh yang dikelola para santri. Sementara pembangunan di lantai 11 masih bertahap.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
