
TERCUKUPI: Untuk frekuensi makan saat berpuasa, ibu hamil disarankan makan sebanyak tiga atau empat kali. Yakni, saat sahur, berbuka, dan malam setelah tarawih. (ILUSTRASI DIPERAGAKAN OLEH IMANIAR ULFA - FOTO: ANGGER BONDAN/JAWA POS)
JawaPos.com - Setiap ibu hamil seringkali bertanya, bolehkah berpuasa selama Ramadan? Menurut dokter, jawabannya ternyata boleh. Akan tetapi, ada syarat yang harus dipenuhi ibu hamil terutama saat sedang hamil muda atau trimester pertama.
Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan dr. Benny Johan, SpOG menjelaskan ibu hamil boleh berpuasa tetapi ada kaidah yang harus dipahami. Beberapa faktor penentu masing-masing bumil berbeda. Makanya harus berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter sebelumnya.
“Boleh enggak sih ibu hamil berpuasa? Boleh. Balik lagi ke dasarnya bahwa berpuasa sendiri tak diwajibkan untuk lansia, dan ibu hamil serta menyusui. Akan tetapi tidak juga dilarang, diperbolehkan, tapi harus ada kaidah dipahami. Jadi penting untuk konsultasi dulu sehingga dokter akan menentukan layak atau tidak,” kata dr. Benny dalam wawancara Live Instagram baru-baru ini bersama dr. Ameetha Drupadi.
Apa saja syarat yang harus diperhatikan jika ibu hamil muda ingin berpuasa? Menurut dr. Benny, ibu hamil muda yang berpuasa lebih berisiko. Ada tiga hal yang menjadi pertimbangan atau alasannya.
Pertama, ibu hamil muda akan mengalami mual muntah. Sehingga jika berpuasa akan memperberat kondisi kehamilannya.
“Mual muntahnya memperberat kondisi ibu hamil. Perlu lebih banyak asupan nutrisi yang diperlukan,” jelasnya.
Kedua, apakah ada penyulit seperti penyakit komplikasi pada ibu hamil. Maka jika ada, perlu didiskusikan dengan dokter kandungan terlebih dahulu.
“Kalau ternyata ada penyulit dan masalah komplikasi, perkembangan janin bisa terganggu nanti,” jelasnya.
Ketiga, saat hamil muda, pertumbuhan janin sedang berkembang di tahap awal. Pembentukan awal janin berlangsung sampai 12 minggu. Dan di saat itu pula ibu akan mengalami mual muntah.
“Trimester awal terjadi pembentukkan janin, mual muntah sampai 12 minggu. Jadi kalau saat itu sedang mual muntah, bisa saja ada resiko dehidrasi,” katanya.
Dampaknya Jika Memaksakan Puasa
Menurut dr. Benny, ada beberapa dampak yang bakal dialami bumil jika tetap berpuasa di saat trimester awal dengan kondisi tubuh yang tidak fit atau tidak layak. Resikonya akan mengalami dehidrasi. Maka ibu hamil penting untuk mengonsumsi cairan yang cukup.
“Maka bumil harus pantau masalah urinnya, kalau warnanya keruh atau sedikit, hati-hati itu dehidrasi awal,” jelasnya.
Dan jika ibu hamil gampang lelah, kata dr. Benny, maka itu harus hati-hati. Ia meminta hindari aktivitas berlebihan.
“Hamil trimester 1 hati-hati. Pastikan kondisi baik. Hamil di awal trimester 1 masih riskan. Tapi kalau sehat, sudah konsul, maka puasa bisa dilakukan,” tutupnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
