
Sepekan jelang lebaran, ribuan pemudik padati Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (8/6).
JawaPos.com - Pada H-7 Lebaran, para pemudik pun telah memadati Terminal Kalideres, Jakarta Barat. Para pemudik diprediksi akan mencapai ribuan pada sepekan jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.
Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnain menyampaikan prediksi penumpang hari ini akan mencapai 3.000 penumpang. "Untuk h-7 Lebaran khusus hari ini ya sampai jam 13.00 itu penumpang yang berangkat 936 penumpang, tapi terhitung sampai 24 jam nanti kami prediksi bisa mencapai 3.000 penumpang," terang Revi saat ditemui JawaPos.com, Jumat (8/6).
Pantauan JawaPos.com, para pemudik mulai kesulitan untuk bergerak disebabkan ruang tunggu yang terbatas. Maka, Terminal Kalideres pun menyediakan tenda tambahan untuk ruang tunggu para pemudik.
Terminal Kalideres melayani perjalanan bus antar Kota maupun antar Provinsi. JawaPos.com pun sempat berbincang-bincang dengan beberapa pemudik salah satunya Hera, 32. "Saya mudik ke Solo iya pergi sama suami bawa tiga anak. Kampung saya di sana soalnya, tiap tahun pulang, kalau rumah sih di Tangerang," jelas Hera.
Dirinya mengaku baru pertama kali mudik dengan bus, sebab biasanya Hera dan keluarga memakai kereta sebagai pilihan moda transportasi. Dia pun mengaku memilih bus karena menunggu waktu libur anaknya.
"Nggak susah (bawa 3 anak), orang kalau kereta juga juga gitu. Biasa saja, saya baru pulang karena nunggu anak paling besar libur dulu soalnya juga ini baru tes (masuk SMP) jam setengah 11 langsung ke sini," terangnya.
Menurutnya harga yang dipatok di Terminal Kalideres masih relatif wajar. Sebab, dirinya memaklumi sudah waktunya masuk dalam musim mudik. "Saya harap harga emang kan naik tapi ya jangan terlalu mahal lah kasihan yang kurang mampu," terangnya.
Berbeda dengan Ayub, 45, yang mengantar anaknya yang akan pergi ke Bangkalan, Madura. Dirinya menyampaikan kenaikan tiket pun tidak berpengaruh signifikan yaitu hanya Rp 70.000.
"Anak saya mau ke Bangkalan, Madura harganya tiket saya 370.000 sebelumnya hari biasa sih 300.000 Pahala Kencana. Naiknya dihitung-hitung standar lah, sudah biasa kita ke Madura juga setahun sekali," tutur pria beranak sembilan ini.
"Semoga nggak ada kendala kayak macet juga di jalan. Bagaimana yang baik deh, kalau fasilitas terminal sudah lumayan menurut saya tolong ditambah saja tempat duduk," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
