
GUYUB RUKUN: Pelaksanaan salat Id yang digelar warga Perumahan Puri Permata Regency secara mandiri. Mulai jamaah, muazin, hingga khatib diambilkan dari warga setempat. (Jeffri Christian Adi Setjo for Jawa Pos)
JawaPos.com – Pandemi virus korona benar-benar tidak menyurutkan semangat warga Sidoarjo untuk menjalankan salat Id pada Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H yang jatuh Kamis (13/5). Yang membanggakan, semangat mereka untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 layak diacungi jempol. Berbagai kreasi muncul.
Di Masjid Agung Sidoarjo, pelaksanaan salat Id benar-benar sesuai dengan rencana yang disiapkan. Area dalam masjid hanya diisi 50 persen dari kapasitas normal. Sedangkan jamaah lainnya ditempatkan di area luar masjid. Prokes benar-benar diberlakukan. Para jamaah pun bisa khusyuk menjalankan salat.
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali memberikan apresiasi khusus kepada pengurus masjid. Mereka dinilai sudah menjalankan prokes dengan baik. “Jadi, masyarakat bisa beribadah dengan khusyuk dan khidmat,” katanya.
Ikhtiar warga Perumahan Puri Permata Regency untuk menggelar salat Id dengan prokes juga patut diacungi jempol. Salat yang diadakan di lapangan perumahan itu berlangsung ”mandiri”. Jamaahnya adalah warga setempat.
Di sana, sebanyak 150 warga dari 40 KK melangsungkan salat berjamaah dengan khusyu dan penuh keakraban. Lokasinya, di lapangan bola, fasilitas umum milik perumahan yang dibangun sejak 2007. Jamaah salat, dikhususkan bagi warga perumahan PPR saja. Termasuk imam, khatib, dan muadzin juga dari lingkungan warga sendiri.
Bukan hanya itu, mulai imam, khatib, hingga muazin juga diambilkan dari warga perumahan. ”Semua dari lingkungan kami sendiri,” ujar Buddyanto Renato, salah satu panitia salat Idul Fitri di perumahan tersebut.
Yang menarik lagi, persiapan salat tidak hanya melibatkan warga muslim. Banyak warga nonmuslim yang juga ikut terlibat. Mereka menyambut jamaah yang datang dengan memberikan hand sanitizer dan mengecek suhu tubuh.
”Bahkan, ada warga nonmuslim yang meminjamkan peralatan sound system-nya sebagai sarana penunjang salat,” katanya.
Baca Juga: Anang Hermansyah-Ashanty Salat Idul Fitri di Dubai
Setelah salat, dilanjutkan dengan acara saling bermaaf-maafan di lapangan. “Dengan demikian, tidak perlu lagi ada unjung-unjung ke rumah masing-masing warga,” lanjut Buddyanto.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
