
Ilustrasi media sosial. (Istimewa)
JawaPos.com - Di era digital seperti sekarang ini, media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Di bulan Ramadhan, umat Islam tidak hanya menahan diri dari lapar dan haus, tapi juga harus dapat menjaga lisan, pikiran, dan perilaku, termasuk saat bermedia sosial.
Tanpa disadari, satu komentar negatif atau unggahan pamer berlebihan di media sosial bisa mengurangi nilai pahala dari ibadah puasa yang kita laksanakan.
Melakukan puasa Ramadhan bukan hanya menahan dari lapar dan haus, tapi juga menahan jari dari mengetik hal-hal negatif.
Media sosial bisa jadi ladang pahala kalau digunakan dengan niat baik dan cara yang bijak, tapi bisa juga mendatangkan dosa dan mengurangi pahala puasa Ramadhan.
Lantas, bagaimana cara tetap aktif di media sosial tanpa mengurangi pahala Ramadhan? Simak penjelasan berikut:
Kendati tidak berbicara langsung, komentar di media sosial tetap dihitung sebagai perbuatan.
Oleh sebab itu, sebaiknya hindari membuat tulisan atau komentar menghina atau mencaci orang lain, menyebarkan ujaran kebencian, hingga perdebatan yang bisa memancing emosi.
Sebaliknya saat membuat unggahan atau berkomentar di media sosial, sebaiknya menggunakan kata-kata sopan, menenangkan, dan bermanfaat. Seandainya menemukan unggahan yang bikin emosi, lebih baik scroll lewat daripada ikut berkomentar.
Berbagi momen berbuka atau sedekah di bulan Ramadhan sebenarnya sah-sah saja. Hanya saja, sebaiknya bati-hati khawatir niatnya berubah jadi mau pamer.
Konten berlebihan di medsos dapat menyebabkan riya atau ingin dipuji dan juga bikin orang lain jadi merasa iri.
Jika hal ini terjadi, maka kegiatan sedekah yang awalnya ibadah karena Allah bisa bergeser ke arah pencitraan dan pamer.
Pada saat hendak membuat unggahan di media sosial tentang kebaikan, sebaiknya diniatkan bukan untuk pamer, mau dipuji, atau hendak cari validasi, tapi untuk tujuan menginspirasi.
Informasi palsu atau berita hoaks juga dapat mengurangi pahala puasa. Oleh sebab itu, sebaiknya berhati-hati saat akan share sesuatu di media sosial. Pastikan sebelum share informasi, harus dilakukan validasi terlebih dahulu.
Selama puasa, sebaiknya menghindari mengunggah konten sensual, provokatif, atau candaan vulgar berlebihan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
