Menteri Agama (Menag) sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, turun langsung memberikan ceramah sebelum salat tarawih pertama, Rabu (18/2). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Agama (Menag) sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, turun langsung memberikan ceramah sebelum salat tarawih pertama, Rabu (18/2). Dalam ceramahnya, Nasaruddin akan mengangkat tema 'Ramadhan Hijau'. Tema ini merupakan bagian dari gagasan besar Kementerian Agama (Kemenag) mengenai eko-teologi.
Nasaruddin menyoroti pentingnya mengubah pola pikir umat yang selama ini dianggap terlalu "maskulin" dalam beragama menjadi lebih lembut dan mencintai alam.
"Apa yang dimaksud eko-teologi? Boleh saya jelaskan sedikit ya. Jadi, eko-teologi itu ini ada maknanya sangat fundamental ya. Karena kita sadar bahwa Tuhan itu kan lebih menonjol sebagai feminine God, lebih menonjol sebagai nurture. Nurture itu apa? Lembut, mendidik, mengasuh, membina ya," jelasnya.
Demaskulinisasi Teologi: Kembali ke Akhlak Nabi
Menag Nasaruddin menekankan bahwa tujuan agama yang sesungguhnya adalah melembutkan hati, bukan justru membuat pemeluknya menjadi sosok yang destruktif terhadap lingkungan. Ia menyebut gerakan ini sebagai upaya demaskulinisasi teologi.
"Masyarakat kita itu identik dengan apa ya, teologi kita itu teologi formalitas ya, teologi formal logic ya, teologi yang lebih menekankan aspek maskulin, teologi yang struggle, menaklukkan, heroik begitu ya. Padahal masjid itu mestinya harus melembutkan hati, jiwa, dan pikiran seseorang," tegas Nasaruddin.
Melalui Teologi Hijau, jemaah diajak untuk memandang alam bukan sebagai objek untuk dieksploitasi, melainkan sebagai partner hidup. "Jangan hanya menganggap alam ini sebagai objek tetapi itu partner untuk hidup bersama saling menguntungkan dan saling memperkuat satu sama lain. Itu mindset agama ini," imbuhnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
