Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Maret 2025 | 11.09 WIB

Masih Eksis dan Sarat Makna, Inilah Daftar Tradisi Lebaran dari Dulu Hingga Sekarang

Ilustrasi open house Lebaran (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Hari Raya Idul Fitri semakin dekat, tak terasa sebentar lagi umat Islam akan merayakan momen yang penuh kebahagiaan ini.

Lebaran menjadi saat yang dinanti-nantikan setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadhan. Selain sebagai hari kemenangan, Lebaran juga identik dengan berbagai tradisi khas yang dilakukan bersama keluarga dan orang-orang terdekat.

Saat berbicara tentang tradisi Idul Fitri, kebanyakan orang mungkin langsung teringat dengan mudik atau sungkeman.

Mudik menjadi momen spesial bagi banyak orang untuk kembali ke kampung halaman dan bertemu dengan keluarga besar.

Sementara itu, sungkeman adalah bentuk penghormatan kepada orang tua dan sesepuh dengan cara meminta maaf dan memohon doa restu. Tradisi Lebaran di Indonesia tidak hanya sebatas itu. Setiap daerah memiliki cara unik dalam menyambut hari yang penuh berkah ini.

Menurut laman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta Telkom University, berbagai tradisi yang masih bertahan hingga saat ini bukan sekadar ritual biasa, melainkan simbol dari identitas budaya dan pemersatu masyarakat yang beragam.

Berikut adalah beberapa tradisi khas yang masih dilakukan saat Lebaran di Indonesia hingga saat ini.

  1. Menunaikan Sholat Idul Fitri

Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan pada hari raya adalah sholat Idul Fitri. Sholat ini dilakukan secara berjamaah di pagi hari, baik di masjid maupun di lapangan terbuka. 

Sholat Idul Fitri terdiri dari dua rakaat dengan tujuh kali takbir di rakaat pertama dan lima kali takbir di rakaat kedua. Setelah sholat, biasanya dilanjutkan dengan khutbah yang berisi pesan-pesan kebaikan.

Pastikan Anda tidak terlambat bangun agar bisa mengikuti sholat Idul Fitri tepat waktu.

  1. Ziarah ke Makam Keluarga

Bagi sebagian orang, Idul Fitri juga menjadi waktu yang tepat untuk berziarah ke makam keluarga yang telah meninggal dunia. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus mengingat bahwa setiap manusia akan kembali kepada Sang Pencipta.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore