Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Maret 2025 | 00.44 WIB

Permintaan Parsel Lebaran Meningkat, Pesanan Capai Ribuan

Pembeli saat memilih parsel lebaran yang hendak dibeli. (Juliana Christy/JawaPos.com).

JawaPos.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri, permintaan parsel Lebaran di Surabaya melonjak signifikan. Sejumlah toko parsel kebanjiran pesanan, baik dari pelanggan individu maupun perusahaan. Bahkan, permintaan datang dari luar daerah hingga Papua.
 
Indah, 35, salah satu pelanggan, mengungkapkan bahwa setiap tahun ia selalu membeli parcel untuk dikirim ke keluarga dan kolega. “Parsel lebih praktis karena isinya sudah lengkap, tinggal kirim saja. Saya biasanya memilih yang berisi makanan dengan harga sekitar Rp 300 ribu, karena cukup beragam, ada biskuit, sirup, dan minuman ringan,” ujarnya saat ditemui di sebuah toko parcel di Jalan Wali Kota Mustajab.
 
Sementara itu, Budi Irianto, 42, pembeli lainnya, lebih memilih parcel campuran yang berisi makanan dan perlengkapan rumah tangga. “Saya ingin memberikan sesuatu yang bisa dipakai jangka panjang, jadi memilih yang ada set teko atau keramiknya juga,” tuturnya.
 
Menurut Nurul Elmiyana, salah satu penjual, parsel makanan tetap menjadi favorit pelanggan. “Kisaran harga yang paling diminati antara Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu. Untuk yang Rp 500 ribu, jumlah isinya bisa mencapai 20 hingga 25 item,” katanya kepada JawaPos.com. 
 
Selain parsel makanan, paket campuran dengan tambahan barang pecah belah juga banyak dicari. “Untuk parcel dengan tambahan keramik, harganya mulai dari Rp 450 ribu, bahkan ada yang mencapai Rp 4 juta,” tambahnya.
 
 
Pesanan dari luar kota biasanya dilakukan jauh hari sebelum Lebaran. “Untuk pengiriman ke luar pulau, terutama Papua, pelanggan sudah memesan sejak bulan lalu. Proses pengirimannya menggunakan ekspedisi, karena bisa memakan waktu tiga minggu hingga satu bulan,” jelasnya.
 
Mendekati hari raya, lonjakan pesanan semakin tinggi. “Tiga hari sebelum Lebaran, kami bisa melayani hingga 150 transaksi dalam sehari, dengan total penjualan sekitar 300–400 parcel. Sering kali stok yang dipajang langsung habis,” katanya.
 
Meski permintaan meningkat, toko ini tetap tidak menerima pesanan custom. “Kami menyediakan paket jadi agar lebih praktis. Jika menerima pesanan custom, perhitungan harga dan stok bisa menjadi lebih sulit,” ujarnya.
 
Harga parcel juga berpotensi mengalami kenaikan menjelang Lebaran, terutama jika stok di distributor mulai menipis. “Kalau barang dari supplier habis, kami harus membeli dari supermarket atau toko grosir dengan harga lebih tinggi, sehingga harga jual parcel ikut naik,” ungkapnya.
 
Selain pelanggan individu, banyak perusahaan dan instansi yang memesan parcel dalam jumlah besar. “Hari ini saja kami baru mengirim 120 parcel ke sebuah kantor. Biasanya, perusahaan memang membeli dalam jumlah banyak untuk diberikan kepada karyawan atau mitra bisnis,” ujarnya.
 
Toko yang telah beroperasi sejak 1992 ini menjadi salah satu pusat penjualan parcel terbesar di Surabaya. “Kami sudah memiliki banyak pelanggan tetap. Makanya, setiap menjelang Lebaran, toko selalu ramai pembeli,” tuturnya.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore