Ilustrasi perempuan sedang haid di bulan Ramadhan. (Dok. Freepik)
JawaPos.com – Haid atau menstruasi merupakan kodrat alami yang dialami oleh setiap perempuan yang biasanya berlangsung 5-7 hari dengan siklus 28-35 hari. Dalam Alquran, haid disebut 'adza, yang berarti sesuatu yang menimbulkan ketidaknyamanan atau rasa sakit, namun bukanlah suatu penyakit.
Dalam kondisi haid, perempuan dibebaskan dari kewajiban sholat dan puasa hingga dilarang menyentuh mushaf Alquran. Hal ini bukan berarti mereka tidak bisa beribadah dan meraih pahala di bulan Ramadhan.
Justru, terdapat banyak amalan lain yang bisa dilakukan untuk tetap mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berikut 8 amalan yang bisa dilakukan perempuan saat haid di bulan Ramadhan dilansir dari laman resmi NU Online dan MUI pada Sabtu (8/3).
1. Memperbanyak Dzikir dan Sholawat
Meskipun tidak bisa sholat, perempuan yang sedang haid tetap bisa memperbanyak dzikir dan sholawat. Amalan ini tidak hanya mendatangkan ketenangan jiwa tetapi juga pahala yang besar. Amalkan kalimat thayyibah seperti tahmid, tasbih, dan takbir sebagai pengganti ibadah sholat.
2. Murajaah Hafalan Alquran
Meski dilarang menyentuh mushaf, perempuan yang sedang haid tetap bisa membaca Alquran melalui hafalan atau membaca terjemahannya. Murajaah atau mengulang hafalan merupakan cara yang efektif untuk tetap mendapatkan pahala membaca Alquran tanpa melanggar aturan syariat.
3. Istiqomah Beristighfar
Istighfar merupakan amalan yang sangat dianjurkan, terutama di bulan Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang istiqomah membaca Istighfar, maka Allah akan memberinya jalan keluar dari setiap kesulitan, Allah akan memberinya kebahagiaan dari setiap kesusahan, dan Allah akan memberinya rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka.”"(HR Imam Abu Dawud).
4. Mencari dan Mengajarkan Ilmu
Mencari ilmu merupakan ibadah yang sangat mulia. Perempuan haid bisa memanfaatkan waktu dengan membaca buku, mengikuti majelis ilmu, atau mengajarkan ilmu kepada orang lain. Rasulullah SAW bersabda: "Belajarlah ilmu, sesungguhnya belajar ilmu kerana Allah adalah suatu bentuk ketakwaan. Mencari ilmu adalah ibadah, menelaahnya adalah tasbih, dan mengkajinya adalah jihad." (HR Ad-Dailami).
5. Memperbanyak Doa

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
