
Ilustrasi berat badan naik karena puasa. (freepik.com)
JawaPos.com – Perubahan pola makan dan aktivitas sehari-hari saat umat muslim menjalani ibadah puasa bulan Ramadhan, kerap dikaitkan dengan kenaikan berat badan. Hal itu bisa menimbulkan kegundahan bagi sebagian orang.
Sebab, saat berpuasa, metabolisme tubuh juga mengalami perubahan. Tubuh menggunakan cadangan energi dari glikogen dan lemak untuk beraktivitas.
Jika pola makan dan gaya hidup tidak dikontrol dengan baik, maka berat badan bisa naik ataupun turun secara drastis.
Lantas, bagaimana agar berat badan tetap stabil selama Ramadhan? Simak beberapa tips dari Ahli Gizi Universitas Airlangga, Lailatul Muniroh:
1. Kurangi makanan tinggi gula dan lemak
Perubahan pola makan dari tiga kali sehari menjadi dua kali, yaitu saat sahur dan berbuka, harus dibarengi dengan adanya asupan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Salah satunya dengan mengurangi makanan atau minuman tinggi gula dan lemak berbuka. Lailatul menuturkan bahwa kebiasaan berbuka dengan gorengan dan minuman manis dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Saat berbuka puasa, sebaiknya hindari makanan tinggi gula, gorengan agar tubuh tidak mengalami lonjakan gula darah, dehidrasi, atau gangguan pencernaan," tutur Lailatul di Surabaya, Selasa (4/3).
Ia menyarankan agar berbuka puasa diawali dengan air putih dan kurma untuk mengembalikan energi. Lalu mengonsumsi makanan bergizi seimbang seperti karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, sayur, dan buah.
2. Tetap aktif agar metabolisme stabil
Selain menjaga pola makan, Lailatul menekankan pentingnya beraktivitas agar metabolisme tetap stabil. Jika terlalu pasif, maka metabolisme akan melambat dan berisiko pada kenaikan berat badan.
“Oleh karena itu, penting untuk tetap aktif agar tubuh tetap bugar. Apabila tidak melakukan aktivitas fisik alias malas bergerak (mager), bukan tidak mungkin berat badan dapat meningkat,” jelasnya.
3. Cukupi kebutuhan cairan
Dehidrasi menjadi risiko lain yang harus diwaspadai saat puasa. Lailatul menyarankan agar masyarakat memastikan asupan cairan tercukupi dengan minum air putih secara cukup saat sahur dan berbuka.
Lailatul menuturkan bahwa perubahan pola makan saat berpuasa juga memberikan manfaat kesehatan apabila dilakukan dengan baik, seperti detoksifikasi tubuh, pengelolaan berat badan, dan peningkatan kesehatan metabolik.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
