
Ilustrasi buka puasa. (freepik)
JawaPos.com–Puasa merupakan salah satu ibadah wajib bagi umat Islam selama bulan Ramadhan. Namun, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan batalnya puasa, baik yang disengaja maupun yang terjadi secara alami.
Selian itu, puasa juga merupakah ibadah yang memilki banyak keutamaan, sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenag, salah satu keutamaanya bagi orang yang menjalankan puasa adalah mendapat balasan lagsung dari Allah Swt.
Dijelaskan bahwa orang yang berpuasa dilarang untuk berkata-kata kotor, apalagi sampai melakukan hal yang membatalkan puasa. Sehingga memahami hal-hal yang membatalkan puasa sangat penting agar ibadah tetap sah dan diterima oleh Allah SWT. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat membatalkan puasa yang dilansir dari laman baznas.go.id.
Melakukan hubungan suami istri di siang hari saat berpuasa juga termasuk pembatal puasa. Selain puasanya batal, seseorang yang melanggar aturan ini diwajibkan membayar kaffarah (denda), yaitu berpuasa selama dua bulan berturut-turut atau memberi makan 60 orang miskin jika tidak mampu berpuasa.
Jika seseorang muntah secara tidak sengaja, maka puasanya tetap sah. Namun, jika muntah dilakukan dengan sengaja, misalnya dengan memasukkan jari ke tenggorokan untuk memicu muntah, maka puasanya batal.
Rasulullah SAW bersabda, Barang siapa yang muntah tanpa disengaja, maka ia tidak wajib mengganti puasanya. Namun, jika ia muntah dengan sengaja, maka ia wajib mengganti puasanya. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
Jika seseorang mengeluarkan mani karena disengaja, seperti dengan melakukan onani atau rangsangan tertentu, maka puasanya batal. Namun, jika mani keluar tanpa disengaja, seperti karena mimpi basah, maka puasanya tetap sah dan tidak batal.
Dalam hadis disebutkan, Sesungguhnya Allah memaafkan umatku atas apa yang terbayang dalam hati mereka, selama tidak melakukan atau mengungkapkannya. (HR. Bukhari, Muslim)
Bagi perempuan yang mengalami haid atau nifas selama puasa, puasanya otomatis batal. Meskipun hal ini terjadi secara alami dan bukan atas kehendak pribadi, perempuan yang mengalami haid atau nifas wajib mengganti puasanya di hari lain setelah Ramadhan.
Dalam hadis riwayat Bukhari, Rasulullah SAW bersabda, Bukankah jika peremouan haid, dia tidak sholat dan juga tidak menunaikan puasa? Para perempuan menjawab, Betul. Lalu beliau bersabda, Itulah kekurangan agama perempuan.
Seseorang yang kehilangan akal atau mengalami gangguan jiwa selama berpuasa maka puasanya batal. Salah satu syarat wajib berpuasa adalah berakal sehat. Jika seseorang tiba-tiba mengalami gangguan mental atau hilang kesadaran dalam waktu lama, puasanya tidak sah dan tidak diwajibkan menggantinya.
Jika seseorang keluar dari Islam atau melakukan perbuatan yang menandakan kemurtadan, maka puasanya batal. Contohnya adalah mengingkari keesaan Allah SWT atau meragukan ajaran Islam secara terang-terangan.
Dalam Islam, keimanan adalah syarat utama dalam menjalankan ibadah, termasuk puasa. Oleh karena itu, seseorang yang keluar dari Islam otomatis kehilangan kewajiban untuk berpuasa, dan puasanya tidak dianggap sah.
Puasa bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga diri dari hal-hal yang dapat membatalkannya. Dengan memahami aturan ditas, semoga kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih baik dan menjaga kualitas ibadah selama bulan Ramadhan.
Jika puasa batal karena alasan tertentu, ada kewajiban untuk menggantinya di lain waktu agar tetap mendapatkan pahala dan keberkahan dari Allah SWT. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu kita semua dalam menjalankan ibadah puasa dengan lebih baik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
