
LEPAS PENAT: Rumah makan berdesain rumah lawas batu bata di SPBU Garahan Silo, Jember, salah satu jujukan pengendara untuk beristirahat sebelum melewati Alas Gumitir menuju Banyuwangi (10/3).
Bengkel, minimarket, rumah makan, musala, dan toilet berderet tersedia di kawasan SPBU Garahan Silo, Jember. SPBU tersebut sekaligus yang terakhir sebelum menembus Alas Gumitir ke arah Banyuwangi.
SHOLEH HILMI QOSIM, Jember
---
SPBU berikutnya setelah SPBU Garahan, Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, baru ada 20 kilometer lagi. Jadi, yang mau melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi melewati Alas Gumitir sangat perlu singgah dulu.
Apalagi, fasilitas SPBU tersebut terbilang lengkap. Bengkel, minimarket, rumah makan, musala, dan toilet berderet tersedia.
Lokasi SPBU selanjutnya pun sudah termasuk ke dalam wilayah Banyuwangi. Sebab, Kecamatan Silo menjadi wilayah paling ujung dari Jember berbatasan langsung dengan Kecamatan Kalibiru, Banyuwangi.
Fasilitas pengisian bahan bakar tersebut beroperasi selama 24 jam. Sehingga para pengendara tidak perlu risau ketika hendak kehabisan bensin pada malam hari.
’’Kalau malam, biasanya juga ada sopir-sopir truk yang numpang tidur, istirahat sebentar di sini,” beber Rizki Fahrezi, kepala sif SPBU Garahan, ketika ditemui Jawa Pos sehari sebelum memasuki Ramadan (10/3).
Terdapat area parkir yang cukup luas pada area SPBU berkode 54.681.41 tersebut. Mampu menampung 10 sampai 15 kendaraan roda empat.
Dari sisi utara SPBU Garahan Silo, terdapat sejumlah fasilitas yang bisa diakses para pemudik. Mulai bengkel, minimarket, rumah makan, musala, hingga toilet tersedia di sana. ’’Dari bengkel sampai SPBU sini itu masih satu kawasan, satu kepemilikan,” sambung Rizki.
Tepat di sisi utara SPBU terdapat rumah makan yang bisa dikunjungi para pengendara. Hendra, staf operasional rumah makan tersebut, menyampaikan bahwa terdapat dua lapak penjual makanan di dalamnya. ’’Ada Zest Geprek dan Resto Garahan Asri,” ungkapnya.
Lapak Zest Geprek menyediakan olahan dari ayam geprek, baik disantap dengan nasi maupun dengan mi. Sementara Resto Garahan Asri menyiapkan berbagai olahan menu khas makanan Nusantara. Mulai gulai kambing, sate ayam, ayam bakar, sate kambing, hingga lalapan. Di dalam rumah makan juga tersedia permainan anak-anak berupa perosotan.
Fasilitas parkir di SPBNU tersebut juga cukup luas.
Pada sisi utara toilet terdapat Musala As-Salaam yang bisa digunakan untuk beribadah maupun sejenak merebah. Musala tersebut terdiri atas tiga saf dengan gelaran karpet sebagai tempat bersujud.
Rudi Utomo, salah seorang pengendara, tampak sedang merebahkan punggung dan berleha-leha sejenak sebelum kembali melanjutkan perjalanan pada Minggu siang itu. Pengendara Honda Brio Satya tersebut sedang dalam perjalanan pulang menuju Banyuwangi.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
