Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 April 2024 | 18.21 WIB

Pemudik Bisa Khusyuk Tunaikan Salat, Sebanyak 20 Masjid di Terminal Direvitalisasi

Pemudik menunggu bus yang akan membawa mereka ke kampung halaman di Terminal bayangan Pondok Pinang, Jakarta, Selasa (2/4/2024). Warga memilih mudik lebih awal untuk menghindari kemacetan dan kenaikan harga tiket bus.

JawaPos.com - Puncak arus mudik lebaran 2024 diperkirakan jatuh pada Jum'at (5/4) besok. Sebagian pemudik menggunakan angkutan umum bus, untuk pulang ke kampung halaman. Pemudik kini tidak perlu repot untuk menjalankan salat lima waktu. Pasalnya sebanyak 20 masjid dan musala terminal di Jawa telah direvitalisasi. 

Upaya revitalisasi masjid dan musala di terminal itu hasil kerja bareng beberapa pihak. Diantaranya Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI). BPKH mengucurkan anggaran Rp 1,7 miliar untuk revitalisasi 20 masjid dan musala itu. Anggaran itu diambil dari nilai manfaat atau hasil investasi Dana Abadi Umat (DAU). 

Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin menyambut baik program revitalisasi masjid dan musala di lingkungan terminal itu. Karena proses revitalisasi sudah rampung, jadi bisa dimanfaatkan oleh pemudik untuk menjalankan ibadah salat lima waktu. "Inilah peran yang penting untuk kita mainkan dalam peningkatan kualitas masjid dalam meningkatkan kualitas beragama di Indonesia," katanya Kamis (4/4). 

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Amirullah mengatakan bahwa mereka ingin mengubah citra terminal dan ingin memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Termasuk kepada para pemudik di masa angkutan Lebaran seperti sekarang. "Kami yakin musala dan masjid yang telah direnovasi ini akan memberikan manfaat besar untuk banyak orang," katanya. 

Secara khusus, Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub berterimakasih kepada BPKH dan DMI atas kontribusinya untuk masjid-masjid dan fasilitas masjid lainnya di terminal. "Sehingga nantinya pemudik dapat menggunakannya dengan nyaman," ujar Amirullah.

Ketua BPKH Fadlul Imansyah mengatakan, upaya mereka itu sebagai bentuk pelaksanaan kegiatan kemaslahatan dalam asnaf peningkatan sarana dan prasarana ibadah. Tahun lalu mereka merevitalisasi masjid terminal se-Jabodetabek. Tahun ini BPKH kembali menyalurkan bantuan Program Berkah Ramadan Revitalisasi 20 Masjid Terminal untuk 4 Wilayah Provinsi di Pulau Jawa. 

"Revitalisasi telah rampung dilaksanakan. Sehingga pemudik dapat langsung memanfaatkannya  dalam perjalanan menuju kampung halaman," kata Fadlul. Menurut dia, bantuan itu bersumber dari nilai manfaat hasil pengembangan Dana Abadi Umat (DAU) yang digunakan sepenuhnya untuk kemaslahatan umat. Dia mengatakan nilai pokok DAU tetap ada atau abadi, serta terus bertambah. "Dengan demikian, tidak ada dana setoran awal (pendaftaran haji) yang digunakan untuk kegiatan kemaslahatan ini," pungkasnya. 

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore