
Ilustrasi Khotbah Jumat/Freepik
JawaPos.com - Bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat diharapkan oleh umat Islam di berbagai penjuru dunia karena dipandang sebagai periode yang sarat dengan keberkahan dan pengampunan.
Selama bulan ini, umat Islam diwajibkan untuk menahan diri dari makan dan minum mulai dari terbitnya matahari hingga terbenamnya.
Selain sebagai kewajiban agama, Ramadhan juga dianggap sebagai kesempatan untuk meningkatkan empati dan kepedulian terhadap sesama.
Dalam menyambut bulan Ramadhan maka melansir NU_Online, berikut Tema Teks Khutbah Jumat ketiga bulan Ramadhan yang berjudul, ‘Ramadhan Momentum Tumbuhkan Jiwa Kepedulian dan Kedermawanan’.
Khutbah I
اَلْحَمْدُ للهِ. اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ يَحْشُرُنَا فِي الْمَحْشَرِ. أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ الْمَلِكُ الْجَبَّارُ وَأَشْهَدُ اَنَّ حَبِيْبَنَا وَ نَبِيَّنّا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الْاِنْسِ وَالْبَشَرِ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهِ وَاَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ اَمَّا بَعْدُ
فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ: وَالْعَصْرِۙ اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
Para hadirin yang dirahmati Allah, dalam sidang Jumat yang mulia, pada awal khutbah siang Ramadhan ini, mari kita bersama-sama meningkatkan kesadaran kita untuk memperkuat ketakwaan kepada Allah subhanahu wata'ala.
Menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh adalah salah satu dari lima rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang telah baligh dan mampu melaksanakan puasa Ramadhan.
Ibadah puasa ini dilakukan pada bulan suci Ramadhan, yang dipenuhi dengan keberkahan dan ampunan. Melalui pelaksanaan puasa, kita dapat memperoleh pelajaran tentang makna kesabaran, keikhlasan, dan empati terhadap sesama, terutama mereka yang kurang mampu.
Seperti yang ditegaskan dalam firman Allah SWT, yang terdapat dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 183:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ
Artinya, "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."
Hadirin yang dirahmati Allah, dalam sidang Jumat yang berkah, Puasa Ramadhan tidak hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga merupakan kesempatan untuk meningkatkan ketakwaan sosial. Ketakwaan sosial menunjukkan adanya rasa peduli dan tanggung jawab terhadap sesama manusia.
Salah satu cara untuk meningkatkan ketakwaan sosial selama Ramadhan adalah dengan berbagi rezeki kepada orang lain. Ini dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti zakat, infak, sedekah, dan memberikan makanan berbuka puasa.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
