Ilusrasi jadwal buka puasa Ramadhan 2024./
JawaPos.com - Saat melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan, kita harus menjauhi sejumlah yang dapat membatalkan atau merusak ibadah puasa kita. Misalnya harus menjauhkan diri dari makan dan minum, melakukan hubungan seks, muntah yang yang disengaja, memasukkan sesuatu ke hidung, telinga, atau yang lainnya.
Salah satu yang membatalkan ibadah puasa adalah keluarnya sperma. Namun pembahasan tentang hal ini ulama tidak lah sederhana. Ada keluar sperma yang membatalkan puasa, ada pula keluar sperma yang justru tidak membatalkan puasa.
Mesikipun kasusnya sama yaitu keluar sperma, ada konsekuensi hukum berbeda atas ibadah puasa Ramadhan yang dilaksanakan oleh seseorang akibat adanya perbedaan sebab musabab.
Baca Juga: Dulu Selamatkan Wilfrida dari Hukuman Mati, kini Prabowo kembali Pulangkan TKW dari Malaysia
Sperma yang keluar dan bisa membatalkan puasa Ramadhan adalah ketika melakukan hubungan suami istri saat sedang berpuasa. Keluar mani dalam kasus ini, dipastikan membatalkan puasa.
Tidak hanya membatalkan puasa, pasangan suami istri yang nekat melakukan hubungan intim saat melaksanakan ibadah puasa Ramadhan juga melahirkan konsekuensi lain. Mereka akan mendapatkan dosa sekaligus harus membaya kafarat.
Kafarat yang dikenakan kepada pasangan suami istri yang nekat melakukan hubungan seks saat sedang berpuasa termasuk kafaat uzhma atau denda yang besar. Kafaratnya harus memerdekakakan hamba sahaya perempuan yang beriman dan tidak cacat.
Apabila tidak mampu memerdekakan hamba sahaya perempuan, bisa diganti dengan melakukan puasa selama dua bulan berturut-turut tanpa boleh ada yang putus. Jika tidak mampu juga, dapat memberi makan 60 orang miskin dan setiap orangnya dengan porsi satu mud atau sekitar 676 gram atau 0,75 kilogram.
Keluar mani juga membatalkan puasa Ramadhan apabila sengaja menonton film porno dan orang yang mnonton film porno tersebut sampai keluar air sperma.
Hal yang sama juga berlaku apabila pasangan suami istri saling bercumbu sampai keluar air mani, meskipun tidak sampai melakukan hubungan seksual. Puasa yang dijalani pasangan suami istri tersebut batal karena adanya unsur kesengajaan melakukan hal yang membangkitkan syahwat sehingga merangsang keluarnya sperma.
Ada juga keluar air mani yang tidak membatalkan ibadah puasa Ramadhan yang sedang dilaksanakan. Misalnya tidur pada siang hari tiba-tiba bermimpi melakukan hubungan intim atau mimpi hal lainnya sampai keluar air mani. Dalam kondisi ini, puasa yang dilaksanakan tetap sah namun orang itu harus mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar.
Karena jika hal tidak mandi wajib, orang tersebut tidak dapat melaksanakan ibadah sholat dan juga tidak bisa memegang kitab suci Alquran.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
