Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 April 2022 | 21.52 WIB

Tradisi sejak 497 Tahun Lalu, Warga Gumeno Gresik Gelar Sanggring

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Sore ini (24/4) tradisi Sanggring atau Kolak Ayam akan digelar di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Gresik. Tradisi ratusan tahun yang diselenggarakan setiap malam 23 Ramadan. Tahun ini sudah memasuki usia ke-497 tahun.

Pada masa pandemi Covid-19 mewabah 2020 dan 2021 lalu, Sanggring digelar warga dengan sangat terbatas. Nah, tahun ini, karena kondisi terus melandai, Sanggring bakal kembali digelar semarak. Ribuan orang diperkirakan akan menuju ke kampung yang berjarak sekitar 30 km dari Kota Gresik arah Jalan Daendels itu.

Tidak hanya masyarakat sekitar, melainkan juga datang dari luar daerah karena berharap keberkahan. Terlebih, pada Sanggring kali ini juga mengundang Ustad Sayyid Zulfikar Basyaiban, seorang qori Internasional asal Sidoarjo, Jatim, dengan suara yang sangat merdu dan sedang viral. Dia tidak lain ayah dari Veve Zulfikar, gadis muda yang biasa melantunkan salawat.

‘’Pak Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga akan hadir. Peserta yang hadir wajib bermasker. Acara juga disiarkan langsung melalui YouTube NUGres Channel, pada pukul 15.00 WIB,’’ ujar Zainuddin, salah seorang panitia.

Seperti tahun-tahun sebelum ya, pada acara ini warga setempat menyediakan masakan Kolak Ayam untuk makanan pembuka atau takjil berbuka puasa di Masjid Jamik Sunan Dalem, Gumeno. Jumlahnya ribuan piring.

Pada 2019 lalu, pemerintah melalui Kemendikbudristek RI sudah menetapkan Sanggring sebagai salah satu kekayaan tidak benda. Dilansir dari website Kemendikbud, tradisi ini berasal dari suatu riwayat, di saat pelariannya di Desa Gumeno, Sunan Dalem jatuh sakit.

Lalu, Sunan Dalem memerintahkan kepada penduduk agar mengusahakan obat supaya sakitnya bisa sembuh. Menurut Babad Gresik, Sunan Dalem adalah salah seorang putra dari Sunan Giri yang memerintah di Giri Kedaton. Sunan Giri, salah seorang Wali Songo, meninggal pada 1506 M, kemudian kekuasaan Giri Kedaton digantikan oleh Sunan Dalem, sang putra.

Karena Sunan Dalem sakit,  sebagian penduduk pun berusaha keras mencarikan obat ke sana ke mari. Namun, mereka tidak dapat menemukan obat atau orang yang bisa menyembuhkan Sunan Dalem. Di tengah kebingungan penduduk tersebut, Sunan Dalem mendapat petunjuk dari Allah SWT lewat mimpi agar membuat suatu masakan untuk obat.

Esoknya, Sunan Dalem memerintahkan semua penduduk supaya membawa seekor ayam jago berumur sekitar satu tahun atau jago lancur ke masjid. Segeralah semua penduduk membawa seekor ayam jago untuk dimasak dengan santan kelapa, jinten, gula merah dan bawang daun.

Setelah masakan selesai, Sunan Dalem meminta warga Gumeno agar membawa ketan yang sudah dimasak. Saat itu, bertepatan dengan Ramadan. Ketika tiba waktu Maghrib, Sunan Dalem dan semua penduduk berbuka bersama di masjid. Akhirnya, Sunan Dalem mendapat hidayah, maunah serta inayah dari Allah sehingga sembuh dari sakit yang diderita setelah menyantap Kolak Ayam tersebut.

Nama Sanggring berasal dari kata Sang. Artinya, raja atau penggede dan gring atau gering artinya sakit. Jadi, Sanggring artinya raja yang sedang sakit. Disebut Kolak Ayam karena berbahan utama berupa daging ayam yang dimasak menggunakan santan sehingga menyerupai kolak.

Prosesi memasak Kolak Ayam pada 22 Ramadan 946 H atau 31 Januari 1540 M. Kabarnya, Sunan Dalem kemudian berwasiat kepada semua penduduk agar setiap tahun pada malam 23 Ramadan diadakan Sanggring. Kepatuhan kepada Sunan Dalem, maka warga Desa Gumeno selalu melanjutkan tradisi tersebut setiap tahun.

Dalam membuat Sanggring dibutuhkan bahan-bahan yang semuanya berkhasiat bagi kesehatan tubuh. Yakni, bawang daun, jinten, kelapa, gula merah, dan ayam kampung. Warga Gumeno berupaya melestarikan tradisi ini dari awal. Mulai proses memasak, bahan-bahannya, hingga tempat dilaksanakannya.

Cara memasaknya pun tetap menggunakan tungku dan kayu bakar. Yang juga menarik dari tradisi ini adalah pembuat kolak ayam. Semuanya orang laki-laki.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore