
Pembeli memborong jilbab di pasar. Dok. JawaPos
JawaPos.com–Jelang Idul Fitri, jilbab dan aksesori muslim lainnya banyak dicari sebagai pemanis penampilan saat Lebaran. Di Surabaya, terdapat pasar jilbab yang sering menjadi jujukan warga untuk membeli dalam jumlah banyak.
Di wilayah Pasar Pabean, tepat di sebelah kiri gapura Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel Surabaya. Pintu masuknya kecil. Tempatnya berada di gang kecil di wilayah kampung. Akses masuknya cukup sulit. Pengendara mobil harus parkir cukup jauh dari pintu masuk bila tidak ingin terjebak macet. Bagi pengendara motor, bisa parkir di gang sebelah dengan tempat yang cukup sesak.
Tempat itu berdiri sejak 1990-an. Awalnya, tempat tersebut tidak dimaksudkan untuk Pasar Jilbab. Namun sebagai relokasi dari pedagang pasar Pabean yang kebakaran.
”Jilbab yang sayap utara dan selatan. Awalnya nggak ada. Dulu, pasar induknya terbatas, dibuat penampungan sementara. Sayap utara dan selatan. Perkembangan waktu jadi stan dan ada izinnya. Dari sisi utara peralatan haji. Perajangan ayam, bebek, itu di selatan,” tutur Kepala Pasar Pabean Abah Ali.
Di Pasar Pabean, ada pasar bawang, ikan basah, dan jilbab. Abah Ali menjelaskan. pasar jilbab yang berdiri sejak puluhan tahun lalu itu menjual jilbab, kerudung, peralatan haji, dan sarung. Momen Ramadan membuat pasar dipadati pembeli.
”Dulu Pasar Induk terbakar. Akhirnya dipindah. Dulu ya cuma rumah biasa. Kampung isi penduduk. Terus berubah jadi stan,” papar Abah Ali.
Dia mengataan, Pasar Pabean terbentang dari timur, Jalan Songoyudan; barat ke Jalan Panggung, utara, Jalan Sayangan; dan selatan ke Jalan Kalimati. ”Terdapat 1200 stan. Pedagang 800–900 otang. Saat ini, kami berupaya mengontrol harga supaya nggak naik banget. Operasi pasar dilakukan,” ujar Abah Ali.
Ketika ditanya lonjakan harga, Abah Ali menjelaskan, itu arena momen Ramadan. Biasanya, harga meningkat sebelum dan selama Ramadan. Namun, karena grosir, harga yang dibanderol cukup miring.
”Untuk pasmina diamon, dengan merogoh kocek sebesar 100 ribu rupiah, pembeli bisa mendapatkan 4 buah jilbab. Untuk mukena, bila membeli dalam jumlah ganjil, 3 atau 5 dan 7, potongan harga cukup besar bisa didapatkan,” terang Abah Ali.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=JlfHt2CngYk

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
